JAKARTA (11/12/2022), AMUNISI.CO.ID – Hari ini, SD Perguruan Rakyat 3 Jakarta merayakan 94 Tahun Perguruan Rakyat (11/12/2022). SD Perguruan Rakyat beralamat di Jl. Waringin No. 14, Utan Kayu Utara, Kec. Matraman, Jakarta Timur.
Tema 94 Tahun Perguruan Rakyat yaitu: Terwujudnya Sekolah-Sekolah Perguruan Rakyat yang Bermutu, Berkemampuan IPTEK, Berakhlak Mulia, dan Berwawasan Kebangsaan Berdasarkan Sendi-Sendi Perguruan Rakyat.
Perguruan Rakyat adalah perguruan swasta yang didirikan pada 11 September 1928 oleh Soenario Sastrowardoyo dan Soegondo Djojopuspito.
Terbentuknya Perguruan Rakyat diawali dengan bergabungnya dua perkumpulan yang bergerak di bidang pendidikan. Perkumpulan tersebut adalah Pustaka Kita dan Perhimpunan untuk Belajar.
Berawal dari situ, timbul keinginan untuk menggabungkan kedua perkumpulan tersebut yang kemudian disebut Perguruan Rakyat.
Pustaka Kita diketuai oleh Soenario dan A Mononutu Wilson, berdiri pada Agustus 1928, bertujuan untuk membangun perpustakaan dan sesi ceramah mengenai pengetahuan.
Kemudian, Perhimpunan untuk Belajar didirikan oleh 19 orang, diketuai Sudarmoatmojo dan Sarah Thaib, tujuannya untuk membuka kursus bahasa asing. Setelah itu, timbul cita-cita untuk menggabungkan kedua perkumpulan ini dan terbentuklah Perguruan Rakyat.
Kepala Sekolah Perguruan Rakyat 3, Yetty dalam sambutannya menyampaikan bahwa Perguruan Rakyat kini berusia 94 Tahun. Diusia yang sudah tua ini semoga sekolah Perguruan Rakyat semakin maju dan eksis di semua cabangnya.
“Terutama di SD Perguruan Rakyat 3 yang sama-sama kita cintai ini,” ucap Yetty seraya juga mengajak seluruh siswa dan siswi SD Perguruan Rakyat 3 untuk terus berlomba-lomba mengejar pengetahuan dengan tetap menerapkan sendi-sendi Perguruan Rakyat.
Adapun Sendi-Sendi Perguruan Rakyat ada 6, yaitu:
o Dasar Kebangsaan Indonesia, yaitu masyarakat yang semangat tentang kebangsaan Indonesia.
o Mengutamakan pendidikan jasmani, di mana tidak hanya berfokus pada kesehatan yang baik, melainkan juga memperkuat sifat-sifat mulia, keperwiraan, kesatria, dan sportif.
o Pembentukan watak, terdiri dari kecakapan, tahu harga diri, kekuatan sendiri dan kekuatan rohani.
o Pendidikan yang diarahkan, para pemuda dididik untuk melihat kenyataan dan berani mencari kemenangan di antara keadaan yang nyata.
o Pendidikan yang dapat menimbulkan ‘haluan hidup’, untuk semangat akan kemajuan dengan menghargakan kebajikan bangsa kita dahulu dan sekarang.
o Pendidikan masyarakat, menghubungkan anak didik dengan masyarakatnya.
Di akhir sambutannya, Yetty dan jajaran sekolah sangat bahagia dengan perkembangan siswa-siswi dan prestasi yang diraih di SD Perguruaan Rakyat 3.
Membangun Peradaban

Sementara itu, Ketua Komite Sekolah periode 2022-2024, Inti Nur Mazidah mengatakan bahwa pendidikan berperan penting dalam membangun peradaban manusia, berbagai percepatan dan kemajuan disegala bidang tidak lepas dari upaya-upaya serius dalam mengelola pendidikan.
“Di usia ke 94 tahun Perguruan Rakyat ini, adalah momentum yang tepat untuk mengucapkan terima kasih dan rasa hormat yang sedalam-dalamnya kepada guru tercinta yang telah mendidik anak-anak hingga mendapatkan ilmu yang bermanfaat,” ucap Inti Nur Mazidah. ***





