UncategorizedTekanan Ekonomi Picu Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong, Kang Dahlan: Harapan Penghasilan...

Tekanan Ekonomi Picu Pinjol Ilegal dan Investasi Bodong, Kang Dahlan: Harapan Penghasilan Masyarakat Menguap

JAKARTA (10/09/2026), AMUNISI.CO.ID — Konsultan keuangan Asep Dahlan menyoroti maraknya pinjaman online (pinjol) ilegal dan investasi bodong yang kian menjebak masyarakat di tengah tekanan makroekonomi yang belum sepenuhnya pulih. Menurut dia, memburuknya daya beli dan menyempitnya peluang pendapatan mendorong masyarakat mengambil keputusan finansial berisiko demi bertahan hidup.

Kang Dahlan, yang dikenal sebagai konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant, menilai fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari kondisi ekonomi rumah tangga yang semakin tertekan. Kenaikan harga kebutuhan pokok, ketidakpastian kerja, serta pertumbuhan pendapatan yang stagnan membuat sebagian masyarakat kehilangan harapan rasional atas sumber penghasilan yang wajar.

“Dalam situasi seperti ini, imajinasi penghasilan masyarakat runtuh. Ketika kebutuhan hidup harus tetap dipenuhi, tawaran pinjol ilegal dan investasi bodong tampil seolah-olah sebagai jalan keluar cepat,” kata Kang Dahlan, dihubungi DCNews, Sabtu (10/1/2026).

Ia menjelaskan, tekanan ekonomi menciptakan ruang psikologis yang subur bagi praktik keuangan ilegal. Janji keuntungan instan, proses pencairan dana yang mudah, serta minimnya literasi keuangan membuat masyarakat rentan terjebak dalam skema yang pada akhirnya memperparah kondisi finansial mereka.

Menurut Kang Dahlan, maraknya pinjol ilegal tidak hanya mencerminkan lemahnya pengawasan, tetapi juga menunjukkan adanya kegagalan sistemik dalam menyediakan akses pembiayaan yang sehat dan terjangkau. Di sisi lain, investasi bodong berkembang karena masyarakat terdorong mengejar imbal hasil tinggi tanpa sempat menilai risiko secara rasional.

“Ketika ekonomi menekan dari segala arah, logika sering kalah oleh kebutuhan. Ini bukan semata persoalan individu yang ceroboh, tapi sinyal bahwa ada masalah struktural dalam ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Kang Dahlan juga mengingatkan bahwa dampak pinjol ilegal dan investasi bodong tidak berhenti pada kerugian finansial. Tekanan psikologis, konflik sosial, hingga kekerasan dalam proses penagihan menjadi konsekuensi lanjutan yang semakin memperburuk kualitas hidup masyarakat.

Ia mendorong pemerintah dan otoritas terkait untuk tidak hanya mengedepankan penindakan, tetapi juga memperkuat kebijakan ekonomi yang mampu memulihkan harapan pendapatan masyarakat. Tanpa perbaikan kondisi makroekonomi dan penciptaan lapangan kerja yang berkelanjutan, praktik keuangan ilegal akan terus menemukan korban baru.

“Selama masyarakat masih hidup dalam ketidakpastian ekonomi, pinjol ilegal dan investasi bodong akan selalu punya pasar,” kata Kang Dahlan. ***

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Polda Sulut Dukung Penuh Program Gubernur Terkait WPR dan IPR untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara menyatakan...

UKIT Gelar Wisuda 725 Lulusan Tahun 2026, Rektor Pesankan Awal Pengabdian bagi Bangsa dan Negara

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar...

Reuni Paguanama 2026, Bertemu Cucu Kelas dan Berkunjung ke Rumah Anggota yang Sakit

MALANG, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMA Negeri 3...

Fakultas Kedokteran Unika De La Salle Resmi Dibuka, Jadi Kado Spesial HUT ke-62 Provinsi Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Program Studi/Fakultas Kedokteran Universitas Katolik (Unika)...

Reuni Paguanama di Malang 22 s/d 24 September 2026 Diikuti Lebih dari 40 Peserta

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMAN 3 Malang...

Gedung Baru PMI DKI Jakarta Diresmikan, Diharapkan Pelayanannya Meningkat

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Kasatreskrim Minahasa Tenggara Iptu Teguh Said Tegaskan Media Adalah Mitra Kerja

MINAHASA TENGGARA, SULUT, AMUNISI.CO.ID — Kasatreskrim Polres Minahasa Tenggara...

Ketua Umum FORSBI Temukan Sepasang Batu Penggilingan Tebu Kuno di Kabupaten Bekasi

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Ketua Umum Forum Silaturahmi Betawi Indonesia...

Brigjen Pol Yudho Hermanto Resmi Menjabat Kapolda Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara...
- Advertisement -spot_img