CIBINONG (20/11/2023), AMUNISI.CO.ID — Di tengah derasnya gempuran teknologi digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus berupaya memberikan layanan yang terbaik dalam memenuhi kebutuhan informasi. Beragam inovasi melalui pengembangan aplikasi, publikasi informasi melalui konten yang kreatif, edukatif dan menarik, terus disajikan melalui berbagai platform. Antara lain media sosial Instagram, Facebook, website, dan e-magazine atau majalah inovasi berbasis online, kemudian media digital videotron dan digital signal processor (DSP). Selain tidak mengesampingkan diseminasi informasi melalui media luar ruang seperti billboard, baliho, dan yang lainnya.
Tidak hanya itu, pengamanan informasi juga terus ditingkatkan seiring tingginya serangan, sebagai upaya dalam melindungi data Pemkab Bogor dari berbagai kejahatan siber. Optimalisasi implementasi publikasi informasi kepada masyarakat oleh Diskominfo Pemkab Bogor, tidak hanya mendapat apresiasi dari masyarakat. Apresiasi juga diberikan oleh pemerintah provinsi Jabar, bahkan pemerintah pusat. Beberapa prestasi atas kerja keras yang dilakukan antara lain penghargaan ketiga terbaik Anugerah Media Humas (AMH) Tingkat Nasional 2023, untuk kategori Penerbitan Media Internal (Inhouse Magazine) Pemkab dan Kota dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) RI, yang berlangsung di The Westin Hotel Surabaya, Senin (30/10/2023) malam.
Penerbitan Media Internal yang dikelola Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pemkab Bogor, adalah Majalah Inovasi yang terbit sejak 2010. Sebelumnya, majalah ini meraih penghargaan terbaik pertama AMH Tingkat Nasional 2012 , kemudian terbaik ketiga AMH Tingkat Nasional 2013 dan terbaik ketiga AMH Tingkat Nasional 2023.
Sekretaris Diskominfo (Sekdis) Pemkab Bogor Nia Indrawati menyatakan rasa syukurnya, karena Pemkab Bogor kembali meraih penghargaan AMH 2023. “Alhamdulilah Pemkab Bogor kembali mendapatkan penghargaan AMH tahun 2023. Mudah-mudahan penghargaan ini semakin memberikan spirit dan motivasi bagi tim kehumasan Pemkab Bogor, agar lebih meningkat lagi,” ungkap Sekdis Kominfo.
Sementara, Dirjen Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) Kemenkominfo RI Usman Kansong mengatakan, di era digitalisasi peran humas sangat penting dalam meningkatkan eksistensi dan branding negara, dengan menjalankan misinya melalui pengelolaan media sosial, website, penerbitan media internal, siaran pers, dan media audiovisual. Seluruhnya memiliki karakteristik yang beragam, sehingga membutuhkan perlakuan berbeda-beda pula.
“Untuk itu, diperlukan satu langkah strategis dalam mengelola media komunikasi publik tersebut. Keahlian dalam menyusun strategi komunikasi publik dan mengimplementasikannya serta mengukur dampaknya secara nyata, menjadi kunci keberhasilan program yang dijalankan humas,” tutur Dirjen IKP.
Lebih lanjut Usman Kansong menyatakan, dalam menjalankan peran humas sinergitas juga perlu diperkuat untuk mem-branding sebuah negara. Terlebih Indonesia dikenal sebagai negara yang bersahabat, bermartabat, dan memiliki banyak potensi. Dengan branding yang baik, akan mendatangkan investasi dan kerja sama, yang pada akhirnya berkontribusi pada pembangunan bangsa dan kemajuan negeri. “Selamat kepada semua penerima anugerah humas malam ini. Semoga makin bersemangat dalam berkreasi dan berkarya,” katanya.
Penghargaan Lain
Tidak hanya itu, Diskominfo Pemkab Bogor juga meraih tiga penghargaan Humas Jabar Award 2023. Penghargaan diserahkan langsung Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat Ika Mardiah, kepada Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi dan Informasi Publik (PIKP) Diskominfo Pemkab Bogor Iwan Setiawan pada Festival Literasi Digital Jawa Barat 2023, di Aula Barat Gedung Sate, Bandung pada 2 September 2023 yang lalu
Penghargaan yang diraih di antaranya terbaik pertama untuk Social Media Kabupaten Of The Year, kemudian penghargaan Contributor Kabupaten Of The Year sebagai kabupaten teraktif dalam menyebarluaskan pers rilis, salah satunya untuk situs jabarprov.go.id. Selanjutnya penghargaan Komitmen Penyelenggaraan Tanggap Insiden Siber Terbaik Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota 2023 pada Sandikami Awards 2023.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Bogor Bayu Ramawanto menuturkan, penghargaan ini merupakan suatu anugerah dan capaian untuk Pemkab Bogor khususnya Diskominfo. “Tiga penghargaan kita raih sekaligus, yakni terbaik pertama media sosial, kontributor penyebarluasan pers rilis teraktif, dan komitmen penyelenggaraan tanggap insiden siber terbaik, sehingga Diskominfo Pemkab Bogor bisa menjadi yang terbaik di Jawa Barat,” ungkapnya. Penghargaan ini, jelasnya, menjadi motivasi agar ke depan kami bisa lebih baik lagi, terutama dalam memberikan pelayanan informasi dan komunikasi kepada masyarakat.
Bayu menegaskan, semua ini atas dukungan dari Bupati Bogor yang begitu perhatian dan peduli terhadap perkembangan media digital dan saluran informasi lainnya, termasuk di antaranya adalah media sosial. Dorongan dan arahan inilah yang menjadi motivasi kita dalam rangka meningkatkan penyebarluasan informasi.
“Ini juga berkat bimbingan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika serta dukungan jajaran staf dan seluruh unit kerja, yang turut membantu dan mendorong terwujudnya diseminasi informasi melalui media sosial, sehingga dinilai baik oleh Pemprov Jawa Barat,” ujarnya.
Pemenuhan Aspek Keamanan Informasi
Rasa syukur juga disampaikan Kepala Seksi Persandian Diskominfo Pemkab Bogor Dede Fauzi, terkait penghargaan Komitmen Penyelenggaraan Tanggap Insiden Siber Terbaik. “Ini adalah motivasi kami dalam melaksanakan tugas keamanan informasi di seluruh perangkat daerah se-Kabupaten Bogor. Semoga keamanan informasi ini menjadi kesadaran seluruh masyarakat Kabupaten Bogor. Ini penting karena menyangkut data-data pribadi yang bisa dikonsumsi secara publik, atau disalahgunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” jelas Dede.
Juga disampaikan, sistem elektronik atau aplikasi-aplikasi yang ada di lingkup Pemkab Bogor haruslah melalui tahap-tahap uji keamanan informasi, sehingga bisa masuk kategori aplikasi dengan tingkat keamanan yang tinggi. Semua ini demi mewujudkan pemerintahan berbasis elektronik di Kabupaten Bogor. Keamanan informasi juga serius dilakukan untuk melindungi informasi dan data dari serangan siber dengan mengoptimalkan Indeks Keamanan Informasi (KAMI) di Pemkab Bogor.
Bahkan Skor Indeks KAMI tahun 2023 yang didapatkan oleh Pemkab Bogor yaitu 456 (self asessment).
Beberapa pemenuhan aspek keamanan informasi dilakukan melalui Kategori SE (Sistem Elektronik), Tata Kelola, Pengelolaan Risiko, Kerangka Kerja Keamanan Informasi, Pengelolaan Aset dan teknologi juga rutin melakukan evaluasi. Dengan rincian sebagai berikut,
Tata Kelola: 108
Pengelolaan Risiko: 46
Kerangka Kerja Keamanan Informasi: 97
Pengelolaan Aset: 130
Teknologi dan Keamanan Informasi: 75
Pengamanan Keterlibatan Pihak Ketiga: 14%
Pengamanan Layanan Infrastruktur Awan: 17%
Perlindungan Data Pribadi: 17%
Perlu diketahui bahwa efektivitas Indeks KAMI di Pemkab Bogor berdasarkan metode pengukuran yang valid dan akurat pertama kepatuhan terhadap standar, dilakukan untuk mengetahui sejauhmana Pemkab Bogor mematuhi standar keamanan informasi yang relevan. Lalu kejadian pelanggaran dilakukan jika terjadi pelanggaran keamanan informasi, kesadaran dan pelatihan dilakukan untuk mengetahui sejauhmana pegawai dan pemangku kepentingan di Kabupaten Bogor sadar akan pentingnya keamanan informasi dan telah menerima pelatihan yang diperlukan kebijakan dan prosedur, evaluasi dan perbaikan terus-menerus. Serta konsultasi ahli untuk memotivasi peran aktif Pemkab Bogor telah bekerja dengan konsultan keamanan informasi atau ahli keamanan untuk mengidentifikasi dan mengatasi risiko.
Beberapa strategi juga dilakukan untuk meningkatkan Indeks KAMI. Sejumlah strategi yang dilakukan yakni Evaluasi Risiko, Kebijakan Keamanan, Pelatihan dan Kesadaran, Pengelolaan Akses, Keamanan Fisik, Enkripsi, Manajemen Patch, Pengawasan dan Deteksi, Back Up Data/Cadangan Data, Respons Keamanan Evaluasi dan Peningkatan Terus-Menerus, serta Kepatuhan Regulasi.
Beragam inovasi melalui pengembangan teknologi digital, Diskominfo Kabupaten Bogor lagi-lagi diganjar sebuah penghargaan yakni mendapatkan peringkat kedua secara nasional karena aktif dalam pendaftaran Penyelenggaran Sistem Elektronik (PSE) dengan jumlah aplikasi yang telah didaftarkan melalui PSE sebanyak 98 layanan aplikasi yang penggunaannya tersebar di beberapa perangkat daerah.
Sebagaimana yang diketahui bahwa, PSE Pemkab Bogor saat ini telah diatur dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 37 Tahun 2021 tentang Perubahan Peraturan Bupati Bogor Nomor 63 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Sebagai pengendalian keterpaduan pembangunan dan pengembangan aplikasi dilakukan koordinasi dan konsultasi sesuai siklus dan mekanisme yang ditetapkan, perangkat daerah diharuskan melakukan koordinasi kepada Dinas Komunikasi dan Informatika untuk pembangunan serta pengembangan aplikasi dengan memperhatikan ketentuan dan peraturan terkait Aplikasi SPBE yang terdiri atas Aplikasi Umum dan Aplikasi Khusus.
Kepala Bidang Aplikasi dan Teknologi Dadang Imansyah menuturkan ke depannya Pemkab Bogor akan mengoptimalkan keterpaduan dalam pengembangan dan pembangunan aplikasi melalui implementasi SPBE. Menurutnya, aplikasi SPBE Kabupaten Bogor yang telah terdaftar dan dikelola oleh Diskominfo maka akan didaftarkan pada layanan PSE.layanan.go.id di Kemenkominfo RI sebagai bentuk konsolidasi dan keterpaduan layanan yg ada di pemerintah daerah dengan pemerintah pusat.
“Pendaftaran PSE telah dilakukan sejak 2018, perangkat daerah yang akan membangun dan mengembangkan aplikasi diwajibkan untuk dapat mengisi form teknis aplikasi melalui surat antarperangkat daerah,” ungkap Dadang. Selanjutnya, Dadang berharap dapat memberikan dorongan agar terselenggaranya implementasi SPBE yang lebih optimal. (Tim Komuinikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor)





