BOGOR (19/12/2023), AMUNISI.CO.ID — Untuk meningkatkan kemampuan para aparatur desa dalam mengelola keuangan, serta sadar dan paham hukum, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) penyuluhan hukum dan pengelolaan keuangan desa Pemkab Bogor tahun 2023, yang berlangsung di Bandung, Senin (18/12/2023).
Kepala DPMD Kabupaten Bogor Reynaldi Yushab menjelaskan, UU Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa telah memberikan kepercayaan penuh kepada desa untuk mengelola anggaran dari berbagai sumber, dana desa dari pemerintah pusat, bantuan keuangan pemerintah provinsi, BHPRD, alokasi dana desa, CSR, bonus produksi, dan bantuan keuangan infrastruktur melalui program Satu Miliar Satu Desa (Samisade) dari Pemkab Bogor.
“Dengan kewenangan dan bantuan keuangan yang demikian besar, maka kualitas sumber daya para aparatur desa yang kompeten sangat diperlukan. Dengan demikian, lebih optimal dalam mengelola administrasi keuangan desa menjadi hal yang mutlak untuk dilakukan, demi mengembang pelaksana tanggung jawab dan amanah yang semakin besar,” kata Reynaldi.
Kepala DPMD juga menjelaskan, melalui Bimtek diharapkan seluruh aparatur pemerintah desa dapat mengelola bantuan keuangan dengan maksimal serta mengacu pada hasil musyawarah desa, menerapkan pola padat karya. Pengelolaan keuangan transparan dan akuntabel mulai dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, pelaporan, dan pertanggungjawaban agar bermanfaat sesuai tujuan dan harapan.
“Dan melakukan secara cermat dan hati-hati. Perlu diingat kegiatan yang didanai bantuan keuangan salah satunya dan khususnya Samisade ini disoroti oleh masyarakat, media masa, LSM, dan dipantau oleh aparat penegak hukum,” jelasnya.
Tini Prihartini sebagai Ketua APDESI Kabupaten Bogor, menjelaskan Bimtek sangat penting, mengingat tugas para kepala desa yang sedemikian banyak. Di antaranya memberikan pelayanan terhadap masyarakat dan diberi kepercayaan oleh pemerintah untuk mengelola keuangan desa, yang mana dalam pengelolaannya itu harus sesuai dengan Juklak dan Juknis yang sudah ditentukan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.
“Harapan saya kepada semua rekan dengan kegiatan ini bisa menambah wawasan dan ilmu pengetahuan para aparatur desa dalam mengelola keuangan. Juga jadi sarana silaturahmi antarkepala desa se-Kabupaten Bogor yang tergabung dalam wadah Apdesi,” tandasnya. (LAMBAS SITOMPUL)





