Program ZIS Meningkat, Target Rp 87 Miliar pada 2025
JAKARTA (17/3/2025), AMUNISI.CO.ID – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Bazis Jakarta Timur kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat kurang mampu melalui program Gema Ramadhan 1446 H. Acara yang digelar di Gedung Serbaguna Blok C Kantor Walikota Jakarta Timur ini menyalurkan santunan kepada 3.400 mustahik, termasuk guru ngaji, marbot masjid, yatim piatu, dan guru TPA/TPQ.
Penyaluran ZIS yang Semakin Meningkat
Asisten Kesra Setko Jakarta Timur, H. Achmad Salahuddin, yang mewakili Plt Walikota I’in Mutmainnah, menyatakan bahwa zakat, infak, dan sedekah (ZIS) memainkan peran penting dalam membantu masyarakat yang membutuhkan. “ZIS sangat berguna untuk membantu sesama, terutama yang sedang kesulitan,” ujarnya.
Tahun ini, penerimaan ZIS mengalami peningkatan signifikan, mencapai Rp 74,24 miliar, dibandingkan tahun sebelumnya. Dengan peningkatan ini, jumlah penerima manfaat juga bertambah. Baznas Bazis Jakarta Timur menargetkan penerimaan ZIS sebesar Rp 87 miliar pada tahun 2025. “Semoga target ini dapat terealisasikan dengan baik,” harap Salahuddin.
Santunan dan Bantuan Berupa Uang Tunai dan Sembako
Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur, Eka Napisah, menjelaskan bahwa Gema Ramadhan tahun ini mengusung tema “Hidupkan Cahaya Zakat di Bulan Ramadhan”. Setiap penerima santunan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 700.000 dan paket sembako senilai Rp 300.000.
“Ada 3.400 penerima santunan yang terdiri dari guru ngaji, guru TPA/TPQ, yatim piatu, serta marbot masjid dan mushola se-Jakarta Timur,” kata Eka. Selain itu, kuota penerima manfaat untuk guru TPA juga bertambah, dari 1.100 menjadi 1.200 orang.
Program Bedah Rumah dan Apresiasi untuk Pengumpul ZIS Terbanyak
Eka juga mengungkapkan bahwa program bedah rumah tahun ini direncanakan untuk 195 unit, dengan 37 unit sudah terealisasi. Selain itu, Baznas Bazis Jakarta Timur memberikan apresiasi kepada organisasi, lembaga, dan RW/RT yang berhasil mengumpulkan ZIS terbanyak.
RW 04 Kelurahan Kayumanis dan RW 09 Kelurahan Penggilingan meraih penghargaan sebagai pengumpul ZIS terbanyak. “RW 09 Penggilingan tahun lalu berhasil menyetor ZIS sebesar Rp 19 juta,” ungkap H. Koiman, Ketua RW 09 Penggilingan.
Dukungan dari Berbagai Pihak
Eka Napisah menambahkan bahwa Baznas Bazis Jakarta Timur juga menerima dukungan dari berbagai Unit Pengumpul Zakat (UPZ), seperti Himpunan Pengajar dan Tenaga Pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (HIMPAUDI) Jakarta Timur yang menyumbang Rp 407,359 juta, serta UPZ Masjid Assadatul Ikhlasiyah sebesar Rp 80 juta.
“Kami sangat mengapresiasi kontribusi dari semua pihak. Ini menjadi contoh baik untuk terus meningkatkan semangat berzakat,” kata Eka. (PRI)


