JAKARTA (10/2/2023), AMUNISI.CO.ID– Anggota Asosiasi Museum Indonesia Daerah (AMIDA) DKI Jakarta saat ini 65 museum. Jumlah tersebut tidak termasuk museum-museum di kawasan Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sebanyak 20 museum.

Sementara di antara 65 museum tersebut, Museum Bahari di Jakarta Utara termasuk sering dikunjungi anggota berbagai komunitas untuk gathering atau kumpul-kumpul dengan bermacam kegiatan yang bermanfaat dan menyenangkan. Ketua AMIDA DKI Paramita Jaya 2023 – 2028, Yiyok Trio Herlambang mengungkapkan hal itu di Jakarta , Jumat (10/2/2023).

Menurut Yiyok T Herlambang, Museum Bahari cukup representatif. Selain tempatnya juga cukup luas untuk berbagai kegiatan komunitas, juga sahabat komunitas dan masyarakat bisa mengenal lebih dekat tentang perihal kebaharian yang dimiliki museum tersebut.
“Dari pengamatan saya, sekarang ini Museum Bahari sering digunakan untuk kegiatan gathering dan bisa mendukung memberikan pemahaman dan pengetahuan lebih dalam tentang kebaharian dengan aman dan menyenangkan,” kata Yiyok.
Mengenai Mugalemon (Museum Galeri dan Monumen) yang sejak tahun 2019 tiap bulan mengadakan pertemuan, sekarang tetap berjalan sebagaimana tahun tahun sebelumnya.

“Itu merupakan pertemuan rutin bulanan di antara museum-museum se-DKI Jakarta dengan topik bahasan terkait berbagai permasalahan, solusi, juga inovasi serta adaptasi tentang kegiatan museum,” ujar Yiyok. “Termasuk kolaborasi yang nantinya bisa dikerja samakan baik antarmuseum, stakeholder, maupun dengan pihak pihak di luar negeri,” imbuhnya.
Mengenai pengunjung Museum Bahari tahun 2023 ini, tercatat Januari mencapai 2.066 orang, termasuk 223 orang wisatawan mancanegara (wisman). Berarti jumlah wisman tersebut mencapai 10,8% dari total pengunjung. Sementara bulan Februari 2023 sampai tanggal 8, jumlah pengunjung Museum Bahari mencapai 1.175 orang.
Menurut Kepala Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta, Mis’ari, Kamis (9/2/2023) pengunjung tersebut antara lain terdiri atas para siswa SMKN 58 dan66, SMK Taman Siswa Kemayoran dalam kegiatan PKL (Praktek Kerja Lapangan) dan siswa SDN Papanggo 01.
Sementara Kamispengunjung Museum Bahari sampai pukul 13.30 tercatat 225 orang.
Jumlah itu terdiri atas para siswa dan guru guru SDIT Bintang, Tangerang Selatan 140 orang, SDN Tugas 10 Pulomas Jaya 75 orang, SMP Al Irsyad 20 orang dan SMA Koja Jakarta Utara 22 orang. Namun sampai penutupan museum sore harinya pengunjung mencapai 395 orang termasuk tamu resmi.
Hal itu diakui Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Museum Bahari Devi Sihotang maupun Dian dari bagian data kepada Amunisi.co.id Jumat. “Rombongan para siswa SDIT Bintang Tangeramg Selatan kelas 4 dan 5 semuanya 121 orang. Kami guru- gurunya yang mengawal 19 orang. Semua rombongan naik tiga bus,” kata Zaki seorang guru yang mengawal para siswanya di ruang diorama Museum Bahari di lantai 2, Kamis.
Anak-anak SD tersebut terlihat serius mencatat apa yang disampaikan pemandu/edukator museum. Siswa klas 4 putri Azka dan Saima maupun siswa putranya Kimi dan Sakhiy mengaku baru pertama kali ini mengunjungi Museum Bahari. Z
“Ya senang dong, baru pertama kali ini,” jawab kedua anak lelaki itu sambil berpandangan ketika ditanya kesan kesannya. Para siswa SD tersebut menyaksikan puluhan karung rempah-rempah di kamar khusus sambil mencium-cium aromanya. Ada cengkeh, lada, kunyit, pala, kayu manis, sereh, jahe dan lain lain yang menimbulkan aroma bumbu masakan.
Dari lantai atas gedung A, rombongan turun ke lantai dasar melihat koleksi kapal, perahu dan peralatannya, baik asli maupun replikanya. Puluhan siswa SD se-Jabodetabek juga ikut lomba mewarnai di Museum Bahari Jakarta Utara yang diselenggarakan komunitas Indonesia Hidden Heritage pada 28 Januari 2023.
Lomba dan bazar tersebut dihadiri Ketua AMIDA DKI Paramita Jaya Yiyok T Herlambang dan Kepala UP Museum Kebaharian Jakarta Mis’ari. Deputy Director Indonesia Hidden Heritage, Sriwulantuty melaporkan Pemenang Coloring Competition Festival Cerita Kota Januari 2023 sebagai berikut:
Untuk Juara 1 adalah Zalta Zivirecha siswa SDN Cakung Timur 03 Pagi. Juara 2 Nafisa Fara Andini, siswa SDI Attaqwa Rawamangun. Juara 3 : Safaraz dari SDIT Al-Barkah. Untuk Harapan 1 Adhyastha Javas Prataya dari MI Nurul Islam 2 Penjaringan, dan Harapan 2 Janessa Putri Edwardine dari SDN Gunung 5, Jaksel . Harapan 3: Filia Elvina, SD Tarakanita 3
Ketua Komunitas Jelajah Budaya Kartum Setiawan mengakui ia bersama komunitasnya sudah beberapa kali membuat acara di Museum Bahari. “Tahun 2022 yang lalu dua kali,” kata Kartum yang memiliki anggota 60 orang.
Museum Bahari dan Menara Syahbandar di Jl Pasar Ikan, Jakarta Utara menempati lahan seluas total 8.955 m2 dengan halaman yang cukup luas untuk beraktivitas secara kelompok.
Di seberang timur museum itu terdapat bangunan bersejarah bekas Pasar Ikan dan Tempat Pelelangan Ikan dari zaman kolonial Belanda yang sudah dipugar. Di tempat itu Bung Karno tahun1942 untuk pertama kali mendarat di Jakarta pada pelayarannya dari Palembang setelah dibebaskan Jepang. Sebelum itu Bung Karno diasingkan oleh pemerintah kolonial Belanda di Bengkulu sejak tahun 1938 yang berlangsung selama 4 tahun. (PRI).




