2026 年 6 月 21 日,在西藏自治区拉萨市当雄县,扎措和孩子们坐在车里,身后就是奔驰的列车。2005 年 3 月 30 日,新华社记者乔戈在当雄县铁路建设工地拍下一张照片:两名女孩坐在铁轨旁,笑容灿烂。21 年后,当年的女孩之一扎措已是三个孩子的母亲,再次与记者重逢,讲述铁路带来的巨变。
“看着列车每天从这里经过,才发觉 21 年的时光一晃就过去了。” 扎措感慨地说。2006 年 7 月 1 日青藏铁路正式通车,结束了西藏没有铁路的历史,从此开启了高原发展的新篇章。
通车至今,铁路累计进出藏货物运输量已突破 1 亿吨,旅客发送量超过 4100 万人次,成为连接高原与内地的重要交通纽带。
二十年前,扎措一家只有一辆摩托车,收入全靠放牧维持。如今依托畜牧业和货物运输,家里拥有三辆卡车、一台装载机、两辆轿车和两辆摩托车,还饲养着 50 多头牦牛,生活水平大幅提升。
“各种衣服和生活用品都能轻松买到,再也不用像以前那样发愁。” 扎措抱着孩子笑着说。照片里,孩子们穿着时尚漂亮的新衣,与老照片中她袖口沾满油污、衣着简陋的模样形成鲜明对比。
“我现在有两个心愿:一是希望三个孩子好好读书、健康成长;二是将来有时间,一定要带孩子们坐上火车,去首都北京看看。” 扎措满怀期待地说。
Jalur Kereta Api yang Mengubah Nasib Dataran Tinggi Xizang
Pada 21 Juni 2026, Tatso duduk bersama anak-anaknya di dalam mobil, dengan pemandangan kereta api yang melintas di latar belakang, di Kabupaten Damxung, Lhasa, Daerah Otonomi Xizang, Tiongkok bagian barat daya. Dua puluh satu tahun silam, tepatnya 30 Maret 2005, saat pembangunan Jalur Kereta Api Qinghai-Xizang berlangsung, wartawan foto Xinhua Chogo memotret dua gadis yang duduk di samping rel dengan senyum cerah. Kini, salah satu gadis itu, Tatso, telah menjadi ibu dari tiga orang anak.
“Setiap hari melihat kereta melintas, baru terasa bahwa 21 tahun berlalu begitu cepat,” ujar Tatso. Jalur kereta api ini mulai beroperasi pada 1 Juli 2006, mengakhiri sejarah panjang Xizang yang belum memiliki jalur rel.
Sejak diresmikan, total barang yang diangkut keluar dan masuk Xizang telah melebihi 100 juta ton, sedangkan jumlah penumpang yang terlayani mencapai lebih dari 41 juta orang. Jalur ini menjadi urat nadi transportasi yang sangat penting bagi kawasan dataran tinggi tersebut.
Dua puluh tahun lalu, keluarga Tatso hanya memiliki satu sepeda motor dan mengandalkan pendapatan dari menggembala ternak. Sekarang, berkat usaha peternakan dan jasa angkutan barang, keluarganya memiliki tiga truk, satu alat muat, dua mobil pribadi, dua sepeda motor, serta lebih dari 50 ekor sapi yak.
“Berbagai jenis pakaian dan kebutuhan sehari-hari kini mudah didapatkan,” kata Tatso sambil memangku putrinya. Dalam foto terbaru, anak-anaknya tampak mengenakan pakaian yang indah dan modis — sangat berbeda dengan foto lama yang memperlihatkan Tatso dengan pakaian usang dan lengan baju bernoda minyak.
“Saya punya dua harapan: pertama, ketiga anak saya bisa belajar dengan giat dan tumbuh sehat; kedua, nanti kalau ada waktu, saya ingin mengajak mereka naik kereta api ke ibu kota Beijing,” ungkap Tatso dengan penuh harapan. Sumber Berita

