UncategorizedMarak Kekerasan Dialami Debitur, DPR dan Konsultan Keuangan Desak OJK Hapus Aturan...

Marak Kekerasan Dialami Debitur, DPR dan Konsultan Keuangan Desak OJK Hapus Aturan Penagihan Lewat Debt Collector

JAKARTA (11/11/2025), AMUNISI.CO.ID – Desakan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut aturan yang memperbolehkan penggunaan jasa penagih utang atau debt collector dalam proses penagihan kembali menguat di parlemen. Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menilai ketentuan dalam Peraturan OJK (POJK) Nomor 22 Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, khususnya Pasal 44 ayat (1) dan (2), justru membuka ruang bagi praktik penyimpangan dan tindak pidana di lapangan.

“Saya mendesak OJK menghapus aturan yang memperbolehkan pelaku jasa keuangan menagih utang menggunakan pihak ketiga. Fakta di lapangan banyak penyimpangan dan tindak pidana. Penyelesaian utang seharusnya dilakukan lewat jalur perdata, bukan intimidasi,” kata Abdullah dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (11/11/2025).

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menyoroti maraknya kekerasan yang dilakukan oleh oknum debt collector. Salah satunya terjadi di Lapangan Tempel, Grogol, Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Kamis (2/10/2025), ketika warga melempari mobil penagih utang yang mencoba menarik kendaraan di kawasan permukiman. Aksi itu dipicu oleh perilaku agresif penagih yang mengemudi dengan kecepatan tinggi dan menimbulkan keresahan.

Mengacu pada data OJK, sepanjang Januari hingga 13 Juni 2025 tercatat 3.858 aduan terkait praktik penagihan utang oleh pihak ketiga yang tidak sesuai ketentuan. Abdullah menilai angka itu menunjukkan lemahnya pengawasan dan penegakan hukum terhadap pelanggaran di sektor keuangan.

“Pertanyaan saya, sudah berapa banyak perusahaan jasa keuangan yang diberi sanksi administratif atau bahkan pidana? Penegakan aturannya lemah,” tegasnya.seraya menekankan agar OJK perlu meninjau ulang kebijakan penggunaan debt collector demi melindungi konsumen dan memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga keuangan.

Dukungan Konsultan Keuangan

Asep Dahlan, konsultan keuangan sekaligus pendiri Dahlan Consultant. (Foto: Istimewa)

Dihubungi terpisah, konsultan keuangan Asep Dahlan menilai desakan DPR agar OJK mencabut aturan yang memperbolehkan penggunaan jasa penagih utang atau debt collector patut mendapat perhatian serius. Ia menilai, praktik penagihan oleh pihak ketiga sering kali menimbulkan pelanggaran etik dan psikologis terhadap konsumen, khususnya debitur yang tengah menghadapi kesulitan keuangan.

“Aturan yang memberi ruang bagi lembaga keuangan menggunakan jasa debt collector perlu dievaluasi ulang. Banyak kasus menunjukkan bahwa praktik lapangan tidak selalu sejalan dengan prinsip perlindungan konsumen,” ujar Asep Dahlan kepada wartawan, Selasa (11/11/2025).

Menurut Asep Dahlan, kehadiran debt collector memang diakui sebagai bagian dari mekanisme penagihan dalam industri keuangan. Namun, tanpa pengawasan ketat dan mekanisme etik yang jelas, praktik tersebut berpotensi mencederai kepercayaan publik terhadap sistem keuangan nasional. “Banyak debitur merasa dipermalukan atau ditekan secara psikis. Padahal, semangat regulasi OJK seharusnya mendorong literasi dan restrukturisasi utang, bukan intimidasi,” katanya.

Asep Dahlan menambahkan, industri keuangan seharusnya mengedepankan pendekatan berbasis edukasi dan negosiasi dengan debitur. “Solusi terbaik bukan dengan ancaman, melainkan komunikasi dan restrukturisasi. Itu akan jauh lebih sehat bagi ekosistem keuangan,” ujarnya.

Ia juga menyarankan agar OJK segera memperjelas batasan, mekanisme pelaporan, serta sanksi bagi lembaga keuangan yang melanggar prinsip perlindungan konsumen dalam proses penagihan.

“Transparansi dan akuntabilitas harus jadi pondasi. Jika tidak, kepercayaan publik akan terus menurun,” kata pendiri Dahlan Consultant yang akrab disapa Kang Dahlan menegaskan.

Desakan DPR dan respons para ahli keuangan seperti Asep Dahlan kini menambah tekanan bagi OJK untuk meninjau ulang kebijakan terkait penagihan utang. Perdebatan ini diperkirakan akan menjadi salah satu isu sentral dalam upaya memperkuat regulasi perlindungan konsumen di sektor jasa keuangan nasional.

Data OJK (2025):

Berdasarkan data yang dikeluarkan OJK, ada sebanyak 3.858 aduan diterima sepanjang Januari–Juni 2025, terkait praktik penagihan yang tidak sesuai ketentuan. Mayoritas laporan berasal dari sektor pinjaman online (pinjol) dan pembiayaan kendaraan. ***

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Kesatuan Nusantara Meriahkan Harlah HIPWIN ke-5 dan HUT RI ke-81 di Taman Wiladatika Cibubur

AMUNISI.CO.ID, JAKARTA — Ormas Kesatuan Nusantara turut memeriahkan peringatan...

Puncak Acara HUT Ke-81 RI di RW 03 Malaka Jaya Meriah: Lurah Ingatkan Bahaya Kebakaran

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun...

Festival Batu Penggilingan IV Hidupkan Kembali UMKM, tetapi Penyuluhan Sejarah Harus Berlanjut

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Festival Batu Penggilingan yang diinisiasi anggota...

Upacara HUT RI ke-81 di SMAN 3 Manado: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Berinovasi dan Berprestasi

MANADO, AMUNISI.CO.ID --  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)...

迎接印尼独立 81 周年 哥打莫巴古第一国立职业学校举办校内竞赛活动

为迎接印度尼西亚共和国独立 81 周年,哥打莫巴古第一国立职业学校(SMKN 1 Kotamobagu)近日举办一系列校内学生竞赛活动。2026 年 8 月 11...

巩固工作计划,印尼郑氏宗亲会(PMZI)完善组织架构及总主席选举章程

印尼郑氏宗亲会(PMZI)理事会于2026年7月10日(星期五)在雅加达北部西帕德芒岸(Pademangan Barat)区的郑瑞强(Zheng Rui Qiang)府邸举行了一场非正式会议。 本次会议自印尼西部时间13:00持续至19:30,旨在制定并完善各项战略工作计划要点,以便日后与印尼郑氏宗亲会总主席共同召开会议进行讨论。 共有八位理事代表出席了此次会议,分别是:郑瑞强(Zheng Rui Qiang)、郑西杰(Zheng Xi Jie)、郑文江(Zheng Bun...

陈永辉在埃迪・萨德利告别仪式上朗诵普图・奥卡・苏坎塔诗作

在送别知名人士埃迪・萨德利的场合上,陈永辉现场朗诵了一首题为《埃迪・萨德利:风雨无阻的情谊》的诗作,以此表达对逝者的追思与敬意。 这首诗由埃迪・萨德利的挚友 —— 诗人普图・奥卡・苏坎塔专门创作,字里行间满是二人历经岁月考验、不受风雨寒暑影响的深厚情谊。陈永辉以真挚的情感、沉稳的语调完成朗诵,让在场众人得以透过文字,重温埃迪・萨德利生前的品格与他和友人之间珍贵的情感联结。 普图・奥卡・苏坎塔的诗作情感饱满、意象真切,既饱含对友人离去的不舍,也赞颂了这份跨越时光、始终如一的真挚友谊,为这场告别仪式增添了一份深沉而动人的诗意。 献给艾迪·萨德利 友谊,不因风雨与烈日而褪色 我们相识于雅加达芒加勿刹(Mangga Besar)的一所房子里, 那是二十世纪七十年代, 当“新秩序”政权正凶猛横行, 践踏着人性的岁月。 那是我们第一次相见, 这份情谊, 一直延续到他生命最后的一次呼吸。 他给予的是理性的勇气; 他向我伸出援手, 把我, 以及许多我所认识的人, 从漆黑的泥沼中拉了出来, 也帮助我们渡过人生惊涛骇浪。 有时, 艾迪·萨德利像一根鞭子, 催人奋进; 有时, 他又像盲人的白手杖, 给予方向与依靠; 有时, 他更像一道光, 照亮前路。 艾迪兄啊, 你是一位耕耘土地、播撒种子的农夫; 到了收获的季节, 你总是邀请众人共享丰收。 一路走好,艾迪兄。 愿你在新的世界里, 永享安乐。 ——普图·奥卡·苏坎塔 2026年7月19日,雅加达·拉瓦芒贡(Rawamangun) Welli Martani (Chen Yong Hui) Membacakan...

美军夜袭伊朗基础设施 造成 8 死 20 伤

伊朗国家通讯社周五通报,美军于周四夜间至周五清晨对伊朗多省基础设施发动袭击,已造成 8 人死亡、20 人受伤。 伊朗卫生部表示,本月美军新一轮袭击累计已造成 38 人死亡、超 400 人受伤,遇难及伤者中包含多名妇女与未成年人,目前仍有 47...

班索特指出残障人士受教育权保障仍存差距

印尼国会专业集团党议员、第 15 届人民协商会议主席班邦・苏萨特约(班索特)指出,尽管宪法与多项法律已明确保障残障人士享有平等受教育权,但在国家教育体系的实际落实中仍存在明显差距。目前仍有大量残障儿童因设施不便、特教老师不足、政策执行不力及社会偏见等因素,难以获得优质、安全且包容的教育机会。 中央统计局 2025 年数据显示,印尼残障人士约达 1780 万人,占总人口 2.17%。其中 5...
- Advertisement -spot_img