UncategorizedPergelaran Wayang Kulit Surakarta di Kota Tua Diundur Sampai 30 November

Pergelaran Wayang Kulit Surakarta di Kota Tua Diundur Sampai 30 November

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Pergelaran wayang kulit gaya Surakarta yang sedianya akan dilangsungkan Minggu (9/11/2024) pagi di Museum Wayang, Kota Tua Jakarfa, diundur 3 pekan . Jadi pertunjukan wayang kulit dengan cerita Semar Sang Pemomong oleh Ki Dalang Amarno + Kurdi itu akan digelar Museum Wayang Minggu (30/11/2025) mendatang.

Pergelaran di auditorium Museum Wayang.

Ketua 2 Persatuan Pedalangan Indonesia (PEPADI) DKI Jakarta Sumardi S.Sos mengungkapkan hal itu kepada Amunisi.co.id, Sabtu (8/11/2025) di Jakarta.
.
“Jadi cerita yang dibawakan tetap seperti semula. Hanya waktu pergelarannya saja yang diumdur,” tambah Sumardi yang di Pepadi DKI Jakarta mengetuai bidang 2 yaitu bidang pergelaran dan kompetisi. “Kalau Ketua 1 di PEPADI DKI Jakarta Pak Darudjimat, Bidang Edukasi,” tegasnya.

Mengenai prestasi PEPADI DKI Jakarta dalam Festival Dalang Anak Nasional 2025 yang berlangsung TMII Jakarta Timur 3 s/d 5 November yang baru lalu , tetap mendapat nomor. Yaitu dari 5 peringkat menjadi juara 4 di kelompok umur maksimum 11 tahun.

Dia adalah Theodore Ishak Hinca mendalang wayang golek purwa dengan cerita “Rahwana Pejah”.

Sementara itu Kepala Satuan Pelayanan (Kasatpel) Museum Wayang, Suandi, Sabtu (8/11/2025) mengakui adanya pengunduran jadwal pergelaran wayang kulit Surakarta yang sedianya digelar di museumnya.

Namun jadwal pergelaran wayang lainnya tidak berubah. Untuk Minggu (16/11) pergelaran wayang golek Sunda, berikutnya Minggu (23/11) wayang kulit purwa dengan cerita Bambang Awan Sakti.

Pergelaran wayang kulit Banyumas secara outdoor tetap digelar di lapangan Blok S Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (15/11) malam.

Sementara itu H Iwan Suwandi seorang penggemar wayang dari Jakarta Timur mengingatkan Sabtu (8/11) ini ada pergelaran wayang kulit semalam suntuk. “Tempatnya di Lapangan Bulak Jaya RW 08 Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Dalangnya Ki Wahyu Eko Saputro dari Cilacap dengan cerita Wahyu Ketentreman,” tuturnya sambil menunjukkan poster acara dimaksud.

Acara tersebut dalam rangka menyambut Hari Wayang Nasional 2025, sekaligus peringatan HUT ke 6 Ikatan Pecinta Wayang Sejati (IPWS). Wayang diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia tak benda dari Indonesia sejak 7 November 2003. Namun ketetapan Hari Wayang Nasional baru disahkan dengan Keppres pada akhir tahun 2018. (PRI).

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Polda Sulut Dukung Penuh Program Gubernur Terkait WPR dan IPR untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara menyatakan...

UKIT Gelar Wisuda 725 Lulusan Tahun 2026, Rektor Pesankan Awal Pengabdian bagi Bangsa dan Negara

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar...

Reuni Paguanama 2026, Bertemu Cucu Kelas dan Berkunjung ke Rumah Anggota yang Sakit

MALANG, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMA Negeri 3...

Fakultas Kedokteran Unika De La Salle Resmi Dibuka, Jadi Kado Spesial HUT ke-62 Provinsi Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Program Studi/Fakultas Kedokteran Universitas Katolik (Unika)...

Reuni Paguanama di Malang 22 s/d 24 September 2026 Diikuti Lebih dari 40 Peserta

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMAN 3 Malang...

Gedung Baru PMI DKI Jakarta Diresmikan, Diharapkan Pelayanannya Meningkat

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Kasatreskrim Minahasa Tenggara Iptu Teguh Said Tegaskan Media Adalah Mitra Kerja

MINAHASA TENGGARA, SULUT, AMUNISI.CO.ID — Kasatreskrim Polres Minahasa Tenggara...

Ketua Umum FORSBI Temukan Sepasang Batu Penggilingan Tebu Kuno di Kabupaten Bekasi

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Ketua Umum Forum Silaturahmi Betawi Indonesia...

Brigjen Pol Yudho Hermanto Resmi Menjabat Kapolda Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara...
- Advertisement -spot_img