UncategorizedAktivis Madura Desak Presiden Prabowo Tegur Ara soal Dugaan Korupsi Kuota Rumah...

Aktivis Madura Desak Presiden Prabowo Tegur Ara soal Dugaan Korupsi Kuota Rumah Subsidi di Sumenep

JAKARTA (21/09/2025), AMUNISI.CO.ID — Gerakan Pemuda Madura (GPM) bersama Komunitas Laknat Koruptor (KLK) melayangkan surat terbuka kepada Presiden Prabowo Subianto. Mereka meminta kepala negara turun tangan terkait kasus dugaan korupsi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) 2024 di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, yang dinilai mandek.

Ketua GPM Syaiful Bahri mengatakan, surat itu dimaksudkan agar Presiden mengetahui langsung persoalan yang disebut melibatkan anggaran ratusan miliar rupiah. Kasus ini sempat mencuat setelah Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengungkap adanya dugaan penyimpangan dana BSPS dalam rapat dengan Komisi V DPR RI pada Juni 2025.

“Surat itu bermaksud pula agar presiden perintahkan Menteri Ara segera buktikan ucapannya,” ujar Syaiful Bahri dalam keterangan tertulis, Minggu (21/9/2025).

Dalam surat terbuka tersebut, GPM dan KLK menyoroti program BSPS di Sumenep yang mencapai 5.490 unit rumah dengan total anggaran Rp109 miliar. Dari setiap bantuan Rp20 juta per rumah, mereka menilai ada dugaan pemotongan hingga Rp5 juta per unit.

Mereka juga menuntut agar Jaksa Agung bersama aparat penegak hukum segera menindaklanjuti temuan dugaan korupsi tersebut. Sebab, meski sejumlah pihak telah dipanggil Kejati Jatim, hingga kini belum ada penetapan tersangka.

GPM dan KLK menilai pernyataan Maruarar Sirait telah berdampak pada terhentinya program BSPS 2025. Kondisi itu, menurut mereka, merugikan masyarakat yang seharusnya menerima bantuan rumah dan lapangan kerja dari proyek tersebut.

“Kami berharap Presiden Prabowo memastikan nyanyian si Ara itu benar adanya. Jangan sampai hanya menjadi panggung pencitraan,” demikian isi surat yang ditandatangani Ketua GPM Syaiful Bahri dan Ketua KLK Miftahul Arifin.

Berikut isi lengkap surat bersama GPM dan KLK untuk Presiden Prabowo Subianto.

Kepada Yth:
Bapak Presiden H. Prabowo Subianto
Di tempat

Salam sejahtera kami sampaikan, semoga Bapak Presiden H. Prabowo Subianto sehat selalu dan dalam lindungan Allah Swt dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Selain itu, Gerakan Pemuda Madura (GPM) dan Komunitas Laknat Koruptor (KLK) Sumenep, Madura, Jawa Timur, melalui surat terbuka ini bermaksud menyampaikan kepada Bapak Presiden Prabowo tentang ramainya isu dugaan korupsi program pemerintah pusat di Sumenep; tentang Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun anggaran 2024.

Proyek Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Tahun 2024 kini Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) itu di Sumenep cukup fantastis. Ada 5.490 unit penerima. Setiap rumah anggarannya Rp20 juta. Total anggaran keseluruhan Rp109 Miliar. Hal itu yang sempat bikin isu hangat satu tahun terakhir. Informasi yang kami ikuti, kasus BSPS ramai di media sampai ada demo ke Kejari Sumenep hingga Kejagung RI di Jakarta. Menuntut dugaan korupsi BSPS diusut tuntas. Kami menilai, kasus ini penting jadi perhatian presiden. Sesuai komitmen Presiden untuk memberantas korupsi.

Yang mulia bapak Presiden

Sumenep ini kabupaten atau kota di Indonesia paling banyak dapat program BSPS 2024. Ternyata kini bermasalah. Bahkan, Menteri PKP Maruarar Sirait saat Raker dengan Komisi V DPR RI Senin 19 Juni 2025 di hadapan peserta rapat menyebut ada temuan dugaan korupsi BSPS di Sumenep sebesar Rp109 Miliar. Sejak menteri Ara mengungkap demikian di forum resmi DPR RI itu, bahwa ada temuan dugaan korupsi ratusan miliar di Sumenep, tak ada tindak lanjut sampai surat ini diluncurkan. Meski ada pemanggilan sejumlah pihak oleh Kejati Jatim, tak kunjung ada tersangka. Padahal, kuat dugaan, dari Rp20 juta setiap rumah, ditengarai ada pemotongan hingga Rp5 juta setiap rumah. Itu sudah di pemberitaan berbagai media.

Tujuan surat ini dikirim kepada Bapak Presiden Prabowo, agar bisa memastikan setiap pembantunya berbicara disertai tindak lanjut. Sumenep oleh Menteri Ara telah dicitrakan demikian. Sumenep terkesan dijadikan panggung pencitraan oleh Ara.

Dengan demikian, kami berharap Presiden Prabowo memastikan “nyanyian” si Ara itu benar adanya. Termasuk Jaksa Agung harus dibuat berani oleh Bapak Presiden membuktikan siapa saja pelaku korupsi BSPS di Sumenep itu. Karena kini ditangani Kejati Jatim.

Selanjutnya, melalui Bapak Presiden Prabowo, Gerakan Pemuda Madura (GPM) dan Komunitas Laknat Koruptor (KLK) Sumenep meminta Menteri PKP Maruarar Sirait klarifikasi terbuka ke publik. Harus membutikan omongannya tentang temuan korupsi BSPS di Sumenep sampai ratusan miliar itu. Bila tidak, Menteri Ara telah merusak citra Sumenep. Bahwa program BSPS di Sumenep dikorupsi semua. Seolah tidak terlaksana. Sebagai warga Sumenep kami sangat dirugikan oleh pernyataan Ara. Kecuali dia bisa membuktikan pernyataannya melalui Aparat Penegak Hukum (APH). Bahwa ada korupsi ratusan miliar itu. Pelakunya dijerat dan diproses hukum.

Dampak dari pernyataan Ara pula, informasi yang kami peroleh, program BSPS Tahun 2025 tak kunjung terlaksana. Padahal sekarang sudah masuk September 2025. Masyarakat Sumenep dan Indonesia pada umumnya, dirugikan. Mestinya rumahnya dibantu dan peluang kerja meluas, kini mandek. Kami sekali lagi menuntut Menteri Ara klarifikasi terbuka atas kondisi ini. Kami dukung dugaan korupsi BSPS dibuktikan. Jangan hanya dibuat panggung isu untuk kepentingan pencitraan Menteri Ara.

Sekedar Bapak Presiden tahu, isu BSPS itu mencuat akhir 2024. Terus berkembang di berbagai media. Isunya hampir sama. Dugaan pemotongan anggaran untuk tiap penerima manfaat. Hal itu berlanjut ke pemanggilan sejumlah pihak oleh Polres Sumenep di awal 2025. Tapi penanganan oleh Polres tidak ada kejelasan. Akhirnya Kejari Sumenep turun gunung. Memanggil pihak terkait program BSPS untuk dimintai keterangan. Untuk bahan proses hukum demi mengungkap korupsi BSPS di Sumenep.

Bapak Presiden kami harapkan peka. Tentang potensi drama terkait kasus BSPS di ujung timur Pulau Madura ini. Sejak awal menteri Ara bertemu dengan Said Abdullah Ketua Banggar DPR RI, Ara memilih diksi penuh empati pada kepentingan rakyat dan supremasi presiden. Sekurang-kurangnya dua kali langkah akrobat Menteri Ara tergelar di forum DPR komisi V yang memantik kesimpulan BSPS muncul lewat aspirasi jalur tak resmi. Berikutnya di kantor Kementrian PKP dengan drama serupa, politisi senayan dan kepala daerah yang terundang yaitu Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo atau menghadap—tapi dijebak dengan peliputan besar.

Superioritas itu memantik sinyalemen Menteri Ara sekedar memainkan isu BSPS Sumenep untuk panggung pencitraan. Kalau benar dugaan Ara ada korupsi hingga ratusan miliar, dia harus berani mengawal untuk proses dan sikat habis semua pelaku. Nyatanya, biar yang terhormat Bapak Presiden tahu, hingga kini ocehan Menteri Ara itu tak jelas ujung pangkalnya. Terutama, pembuktian siapa saja yang mengembat uang BSPS ratusan miliar itu. Seperti yang telah Ara tebar informasinya. Bahwa ada dugaan korupsi BSPS di Sumenep. Sebagai warga Sumenep, kami tunggu tindak lanjut Bapak Presiden Prabowo. BSPS di Sumenep dikorupsi oleh siapa saja?

Demikian surat terbuka ini untuk Bapak Presiden. Selanjutnya akan dikirim secara resmi dalam waktu dekat. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Surat tersebut ditandatangani oleh Ketua GPM, Syaiful Bahri, dan Ketua KLK, Miftahul Arifin. Tembusannya ditujukan kepada Ketua DPR RI di Jakarta, Jaksa Agung RI di Jakarta, Ketua KPK di Jakarta, Kapolri di Jakarta, Ketua DPD RI di Jakarta, Ketua Mahkamah Agung RI di Jakarta, Komisi Kejaksaan di Jakarta, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Jawa IV di Surabaya, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di Surabaya, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di Sumenep. ***

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Kesatuan Nusantara Meriahkan Harlah HIPWIN ke-5 dan HUT RI ke-81 di Taman Wiladatika Cibubur

AMUNISI.CO.ID, JAKARTA — Ormas Kesatuan Nusantara turut memeriahkan peringatan...

Puncak Acara HUT Ke-81 RI di RW 03 Malaka Jaya Meriah: Lurah Ingatkan Bahaya Kebakaran

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun...

Festival Batu Penggilingan IV Hidupkan Kembali UMKM, tetapi Penyuluhan Sejarah Harus Berlanjut

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Festival Batu Penggilingan yang diinisiasi anggota...

Upacara HUT RI ke-81 di SMAN 3 Manado: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Berinovasi dan Berprestasi

MANADO, AMUNISI.CO.ID --  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)...

迎接印尼独立 81 周年 哥打莫巴古第一国立职业学校举办校内竞赛活动

为迎接印度尼西亚共和国独立 81 周年,哥打莫巴古第一国立职业学校(SMKN 1 Kotamobagu)近日举办一系列校内学生竞赛活动。2026 年 8 月 11...

巩固工作计划,印尼郑氏宗亲会(PMZI)完善组织架构及总主席选举章程

印尼郑氏宗亲会(PMZI)理事会于2026年7月10日(星期五)在雅加达北部西帕德芒岸(Pademangan Barat)区的郑瑞强(Zheng Rui Qiang)府邸举行了一场非正式会议。 本次会议自印尼西部时间13:00持续至19:30,旨在制定并完善各项战略工作计划要点,以便日后与印尼郑氏宗亲会总主席共同召开会议进行讨论。 共有八位理事代表出席了此次会议,分别是:郑瑞强(Zheng Rui Qiang)、郑西杰(Zheng Xi Jie)、郑文江(Zheng Bun...

陈永辉在埃迪・萨德利告别仪式上朗诵普图・奥卡・苏坎塔诗作

在送别知名人士埃迪・萨德利的场合上,陈永辉现场朗诵了一首题为《埃迪・萨德利:风雨无阻的情谊》的诗作,以此表达对逝者的追思与敬意。 这首诗由埃迪・萨德利的挚友 —— 诗人普图・奥卡・苏坎塔专门创作,字里行间满是二人历经岁月考验、不受风雨寒暑影响的深厚情谊。陈永辉以真挚的情感、沉稳的语调完成朗诵,让在场众人得以透过文字,重温埃迪・萨德利生前的品格与他和友人之间珍贵的情感联结。 普图・奥卡・苏坎塔的诗作情感饱满、意象真切,既饱含对友人离去的不舍,也赞颂了这份跨越时光、始终如一的真挚友谊,为这场告别仪式增添了一份深沉而动人的诗意。 献给艾迪·萨德利 友谊,不因风雨与烈日而褪色 我们相识于雅加达芒加勿刹(Mangga Besar)的一所房子里, 那是二十世纪七十年代, 当“新秩序”政权正凶猛横行, 践踏着人性的岁月。 那是我们第一次相见, 这份情谊, 一直延续到他生命最后的一次呼吸。 他给予的是理性的勇气; 他向我伸出援手, 把我, 以及许多我所认识的人, 从漆黑的泥沼中拉了出来, 也帮助我们渡过人生惊涛骇浪。 有时, 艾迪·萨德利像一根鞭子, 催人奋进; 有时, 他又像盲人的白手杖, 给予方向与依靠; 有时, 他更像一道光, 照亮前路。 艾迪兄啊, 你是一位耕耘土地、播撒种子的农夫; 到了收获的季节, 你总是邀请众人共享丰收。 一路走好,艾迪兄。 愿你在新的世界里, 永享安乐。 ——普图·奥卡·苏坎塔 2026年7月19日,雅加达·拉瓦芒贡(Rawamangun) Welli Martani (Chen Yong Hui) Membacakan...

美军夜袭伊朗基础设施 造成 8 死 20 伤

伊朗国家通讯社周五通报,美军于周四夜间至周五清晨对伊朗多省基础设施发动袭击,已造成 8 人死亡、20 人受伤。 伊朗卫生部表示,本月美军新一轮袭击累计已造成 38 人死亡、超 400 人受伤,遇难及伤者中包含多名妇女与未成年人,目前仍有 47...

班索特指出残障人士受教育权保障仍存差距

印尼国会专业集团党议员、第 15 届人民协商会议主席班邦・苏萨特约(班索特)指出,尽管宪法与多项法律已明确保障残障人士享有平等受教育权,但在国家教育体系的实际落实中仍存在明显差距。目前仍有大量残障儿童因设施不便、特教老师不足、政策执行不力及社会偏见等因素,难以获得优质、安全且包容的教育机会。 中央统计局 2025 年数据显示,印尼残障人士约达 1780 万人,占总人口 2.17%。其中 5...
- Advertisement -spot_img