UncategorizedSkandal Narkoba Polresta Samarinda: Habib Aboe Minta Jaringan Dibongkar Total

Skandal Narkoba Polresta Samarinda: Habib Aboe Minta Jaringan Dibongkar Total

SAMARINDA (09/05/2025), AMUNISI.CO.ID – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Aboe Bakar Alhabsyi, mendesak Kepolisian Daerah Kalimantan Timur untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum anggota Polresta Samarinda dalam jaringan peredaran narkoba.

Pernyataan tersebut disampaikan Habib Aboe—sapaan akrab Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI—dalam keterangan tertulis pada Jumat (9/5/2025), usai melakukan kunjungan kerja bersama mitra Komisi III DPR RI ke Polda Kaltim, Kejaksaan Tinggi Kaltim, dan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim.

Kasus ini mencuat sejak akhir Maret lalu, setelah tiga anggota Satuan Samapta Polresta Samarinda—berinisial EP, FDS, dan AADS—diduga menyelundupkan sabu ke ruang tahanan dengan modus menyembunyikannya dalam makanan.

“Bagaimana mungkin anggota kita bisa menguasai barang terlarang dan memasukkannya ke dalam lapas? Ini bukan sekadar ulah oknum, ini adalah indikasi kuat adanya jaringan sindikat yang harus dibongkar,” tegas Aboe dalam rapat dengan Kapolda Kaltim, Kajati Kaltim, dan Kepala BNNP Kaltim.

Ia juga mendorong adanya langkah penanganan menyeluruh dari Polda Kaltim, tidak berhenti pada penindakan terhadap tiga anggota yang telah ditangkap.

“Penanganannya harus seperti Mahkamah Agung saat kasus suap hakim PN Jakarta Pusat mencuat. Tidak hanya pelaku inti, tapi jaringannya pun dibersihkan,” ujarnya, merujuk pada peristiwa mutasi besar-besaran terhadap 119 hakim di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam forum yang sama, Habib Aboe turut menyinggung pentingnya aspek rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkoba. Ia mempertanyakan efektivitas operasional Balai Rehabilitasi Narkoba di Tanah Merah, yang menjadi rujukan utama bagi warga Kalimantan.

“Sebulan lalu, ada 11 warga dari dapil saya yang dikirim ke sana karena Kalsel sudah tak mampu membiayai rehab. Kita harap balai ini tetap berjalan efektif dan tidak terhambat anggaran,” jelasnya.

Kunjungan kerja Komisi III DPR RI ke Kaltim bertujuan memastikan bahwa upaya pemberantasan narkoba, dari hulu hingga hilir, dijalankan secara serius. Kalimantan Timur merupakan salah satu dari sepuluh provinsi prioritas dalam strategi nasional pemberantasan narkoba. ***

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Polda Sulut Dukung Penuh Program Gubernur Terkait WPR dan IPR untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara menyatakan...

UKIT Gelar Wisuda 725 Lulusan Tahun 2026, Rektor Pesankan Awal Pengabdian bagi Bangsa dan Negara

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar...

Reuni Paguanama 2026, Bertemu Cucu Kelas dan Berkunjung ke Rumah Anggota yang Sakit

MALANG, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMA Negeri 3...

Fakultas Kedokteran Unika De La Salle Resmi Dibuka, Jadi Kado Spesial HUT ke-62 Provinsi Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Program Studi/Fakultas Kedokteran Universitas Katolik (Unika)...

Reuni Paguanama di Malang 22 s/d 24 September 2026 Diikuti Lebih dari 40 Peserta

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMAN 3 Malang...

Gedung Baru PMI DKI Jakarta Diresmikan, Diharapkan Pelayanannya Meningkat

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Kasatreskrim Minahasa Tenggara Iptu Teguh Said Tegaskan Media Adalah Mitra Kerja

MINAHASA TENGGARA, SULUT, AMUNISI.CO.ID — Kasatreskrim Polres Minahasa Tenggara...

Ketua Umum FORSBI Temukan Sepasang Batu Penggilingan Tebu Kuno di Kabupaten Bekasi

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Ketua Umum Forum Silaturahmi Betawi Indonesia...

Brigjen Pol Yudho Hermanto Resmi Menjabat Kapolda Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara...
- Advertisement -spot_img