UncategorizedKetum ASJB Jeni Suryanti: Kemendikbudristek Bisa Lakukan Proses PPDB Dengan Tiga Langkah

Ketum ASJB Jeni Suryanti: Kemendikbudristek Bisa Lakukan Proses PPDB Dengan Tiga Langkah

JAKARTA (17/07/2023), AMUNISI.CO.ID – Polemik proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui sistem zonasi dinilai masyarakat sebagai hal meresahkan. Sampai-sampai, Ketua Umum DPR RI Puan Maharani juga memberikan tanggapan tegas, dengan meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknolodi (Kemendikbudristek) melakukan evaluasi sistem zonasi.

Ketua Umum Perkumpulan Alumni SMA Jakarta Bersatu (ASJB), RA. Jeni Suryanti dihubungi wartawan, Senin (17/7/2023) menyatakan sependapatnya dengan apa yang disampaikan Puan Maharani.

Perkumpulan ASJB, mengharapkan agar pemerintah segera melakukan perbaikan dalam sistem PPDB dengan melakukan tiga cara. Pertama, konsolidasi pendataan jumlah sekolah dan jumlah calon peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan.

Kedua, memastikan penempatan guru yang memenuhi standard sebagai pendidik sesuai jenjang pendidikan, dan guru mendapatkan kesejahteraan yang layak. Ketiga, menyiapkan pilihan bagi mereka yang ingin masuk ke sekolah dengan jalur khusus (berbayar).

“Penempatan zonasi dimaksudkan agar tidak ada sekolah favorit, siswa dapat menjangkau jarak tempuh yang singkat sehingga tidak perlu ber macet-macet di jalan, dan bisa dijangkau dengan berjalan kaki,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Jeni, perlu ada pengawasan/supervisi yang ketat dari Dinas Pendidikan (Disdik), agar setiap sekolah tanpa kecuali dapat memenuhi tujuan pendidikan, yaitu mencerdaskan bangsa.

“Dan tentunya fungsi/peran DPR RI memastikan bahwa pemerintah melaksanakan fungsinya sebagai penyelenggara negara,” tambahnya lagi.

Merujuk Pasal 31 ayat (2) UUD 1945 yang berbunyi, “Setiap warga negara wajib mengikuti pendidikan dasar dan pemerintah wajib membiayainya”, maka masih menurut Jeni, sangat jelas bahwa pemerintah harus mengusahakan agar setiap warga negara mendapat kesempatan untuk mendapat pendidikan dasar.

“Jadi kalau memang jumlah sekolah yang ada, kelasnya kurang, gurunya kurang, ya harus ditambah. Dan, Perkumpulan ASJB bisa dilibatkan untuk menjadi tenaga pengajar, sebagai bakti alumni ke sekolah dan masyarakat,” demikian Jeni Suryanti.

Melanjutkan pernyataannya, Ketua DPR RI Puan Maharani menilai ada yang salah dengan sistem PPDB saat ini, pasalnya ada berbagai persoalan yang ditemukan, dan harus ada evaluasi menyeluruh untuk mengantisipasi tindakan-tindakan curang, termasuk merajalelanya pungli-pungli di lingkungan pendidikan.

“Evaluasi secara menyeluruh terkait PPDB sistem zonasi. Apabila masalah kian besar maka, akan dilakukan upaya perubahan dengan opsi lainnya,” kata Puan beberapa waktu lalu.

DPR RI, dalam hal ini komisi yang membidangi pendidikan akan segera memanggil Mendikbudristek Nadiem Makarim untuk melakukan perbaikan terhadap kebijakan zonasi pelaksanaan sistem seleksi PPDB.

“Saya berdiri pada posisi akan minta dilakukan revisi perbaikan-perbaikan terhadap lubang-lubang sistem PPDB,” kata Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda kepada awak media di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (14/7/2023) kemarin.

Diketahui bahwa polemik proses PPDB melalui sistem zonasi, bermula saat salah satu sekolah yang membuka penerimaan siswa baru diduga lakukan tindak kecurangan pada sistem zonasi. Di mana awalnya pihak sekolah hanya menerima siswa dengan jarak rumah kurang dari 100 meter.

Namun, orang tua siswa yang anaknya tidak diterima masuk pada sekolah menengah negeri usai lakukan pengukuran jarak rumah ke sekolah jaraknya kurang dari 100 meter. Hal tersebutlah yang kian memperkuat dugaan warga terkait adanya sistem kecurangan dalam PPDB sistem zonasi. ***

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Ketua Umum FORSBI Temukan Sepasang Batu Penggilingan Tebu Kuno di Kabupaten Bekasi

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Ketua Umum Forum Silaturahmi Betawi Indonesia...

Brigjen Pol Yudho Hermanto Resmi Menjabat Kapolda Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara...

Kesatuan Nusantara Meriahkan Harlah HIPWIN ke-5 dan HUT RI ke-81 di Taman Wiladatika Cibubur

AMUNISI.CO.ID, JAKARTA — Ormas Kesatuan Nusantara turut memeriahkan peringatan...

Puncak Acara HUT Ke-81 RI di RW 03 Malaka Jaya Meriah: Lurah Ingatkan Bahaya Kebakaran

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun...

Festival Batu Penggilingan IV Hidupkan Kembali UMKM, tetapi Penyuluhan Sejarah Harus Berlanjut

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Festival Batu Penggilingan yang diinisiasi anggota...

Upacara HUT RI ke-81 di SMAN 3 Manado: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Berinovasi dan Berprestasi

MANADO, AMUNISI.CO.ID --  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)...

迎接印尼独立 81 周年 哥打莫巴古第一国立职业学校举办校内竞赛活动

为迎接印度尼西亚共和国独立 81 周年,哥打莫巴古第一国立职业学校(SMKN 1 Kotamobagu)近日举办一系列校内学生竞赛活动。2026 年 8 月 11...

巩固工作计划,印尼郑氏宗亲会(PMZI)完善组织架构及总主席选举章程

印尼郑氏宗亲会(PMZI)理事会于2026年7月10日(星期五)在雅加达北部西帕德芒岸(Pademangan Barat)区的郑瑞强(Zheng Rui Qiang)府邸举行了一场非正式会议。 本次会议自印尼西部时间13:00持续至19:30,旨在制定并完善各项战略工作计划要点,以便日后与印尼郑氏宗亲会总主席共同召开会议进行讨论。 共有八位理事代表出席了此次会议,分别是:郑瑞强(Zheng Rui Qiang)、郑西杰(Zheng Xi Jie)、郑文江(Zheng Bun...

陈永辉在埃迪・萨德利告别仪式上朗诵普图・奥卡・苏坎塔诗作

在送别知名人士埃迪・萨德利的场合上,陈永辉现场朗诵了一首题为《埃迪・萨德利:风雨无阻的情谊》的诗作,以此表达对逝者的追思与敬意。 这首诗由埃迪・萨德利的挚友 —— 诗人普图・奥卡・苏坎塔专门创作,字里行间满是二人历经岁月考验、不受风雨寒暑影响的深厚情谊。陈永辉以真挚的情感、沉稳的语调完成朗诵,让在场众人得以透过文字,重温埃迪・萨德利生前的品格与他和友人之间珍贵的情感联结。 普图・奥卡・苏坎塔的诗作情感饱满、意象真切,既饱含对友人离去的不舍,也赞颂了这份跨越时光、始终如一的真挚友谊,为这场告别仪式增添了一份深沉而动人的诗意。 献给艾迪·萨德利 友谊,不因风雨与烈日而褪色 我们相识于雅加达芒加勿刹(Mangga Besar)的一所房子里, 那是二十世纪七十年代, 当“新秩序”政权正凶猛横行, 践踏着人性的岁月。 那是我们第一次相见, 这份情谊, 一直延续到他生命最后的一次呼吸。 他给予的是理性的勇气; 他向我伸出援手, 把我, 以及许多我所认识的人, 从漆黑的泥沼中拉了出来, 也帮助我们渡过人生惊涛骇浪。 有时, 艾迪·萨德利像一根鞭子, 催人奋进; 有时, 他又像盲人的白手杖, 给予方向与依靠; 有时, 他更像一道光, 照亮前路。 艾迪兄啊, 你是一位耕耘土地、播撒种子的农夫; 到了收获的季节, 你总是邀请众人共享丰收。 一路走好,艾迪兄。 愿你在新的世界里, 永享安乐。 ——普图·奥卡·苏坎塔 2026年7月19日,雅加达·拉瓦芒贡(Rawamangun) Welli Martani (Chen Yong Hui) Membacakan...
- Advertisement -spot_img