UncategorizedKades Tiberias Unjuk Rasa Tunggal di MA RI, Minta Kasus Sengketa Lahan...

Kades Tiberias Unjuk Rasa Tunggal di MA RI, Minta Kasus Sengketa Lahan Desanya Diadili Sesuai Hukum

JAKARTA (06/07/2023), AMUNISI.CO.ID – Kepala Desa Tiberias, Sulawesi Utara (Sulut), Abner Patras mewakili Komunitas Petani Penggarab Desa Tibeias, melakukan aksi unjuk rasa tuggalnya di depan Gedung Mahkamah Agung RI, pada Rabu (5/7/2023) kemarin. Aksi tunggal dilakukan Abner yang juga telah diproses pidana terkait kasus sengketa lahan warganya dengan PT Malisya Sejahtera, perusahan milik Salim Group, guna mengetuk hati nurasi peradilan di bawah MA RI.

“Saya sebagai Kepala Desa Tiberias yang juga diproses pidana dengan hukum yang tidak memenuhi akal sehat, datang sendirian ke Jakarta mewakili Komunitas Petani Penggarap Desa Tiberias, melakukan aksi unjuk rasa damai tunggal,” kata Kades Tiberias Abner Patras melalui siaran pers tertulisnya, Kamis (6/7/2023), menjelaskan aksi unjuk rasa tunggal yang dilakukannya.

Kepada MA RI, Abner menyerukan Ketua MA dan para Hakim Agung yang dimuliakan agar perkara-perkara sengketa lahan antara masyarakat dengan perusahaan, diadili sesuai hukum. Pasalnya, tidaklah mudah bagi petani mencari keadilan.

“Seluruh hidup kami dipertaruhkan dalam sengketa dengan konglomerat bangsat yang rakusnya takkan pernah berhenti, termasuk merampas kehidupan ratusan rakyat kecil yang hidupnya sangat sederhana! Kami tidak mampu membayar putusan! Kami tidak mampu membiayai ratusan polisi untuk menyerang rakyat kecil, menganiaya dan memenjarakan. Kami tidak mampu membayar Jaksa mendakwa orang sesuai pesanan konglomerat. Kami tidak mampu membayar Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu dan Ketua Pengadilan Tinggi Manado, pun demi keadilan dan kebenaran yang hakiki,” keluhnya.

Karena itu, Abner mewakili Komunitas Petani Penggarap Desa Tiberias, meminta tolong MA RI, untuk minta keadilan sesuai hukum berlaku. Apalagi, setelah lebih 20 tahun, sengketa antara Petani Desa Tiberias Kec. Poigar Kab. Bolmong Sulut melawan PT Malisya Sejahtera tak kunjung selesai, dan bahkan semakin meruncing.

“Kami petani kecil sangat menanti keadilan. Mohon perkara kami diadili sesuai hukum ! Bukan sesuai pesanan !” ujar Abner seraya juga meminta kepada MA RI untuk menertertibkan dan memecat oknum Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, yang diduga kuat telah dikontrak PT Malisya Sejahtera tersebut.

Sedang dalam aksi unjuk rasa tunggalnya, Rabu (5/7/2023) kemarin, KadesTiberias, Abner Patras mempertanyakan kedaulatan rakyat atas Negara terkait tanah negara yang sedang digarap Petani tetapi diberikan Hak Guna Usaha (HGU) kepada PT Malisya Sejahtera, perusahan milik Indofood (Salim Group) di tahun 2001 ketika PT Malisya Sejahtera belum berbadan hukum, karena badan hukumnya terbit tahun 2002.

Abner menyerukan tentang peristiwa tahun 2017 rakyat petani Tiberias DIUSIR dari tanah tempat mencari sesuap nasi. Protes petani dijawab oleh serangan pasukan polisi dari 2 Polres, Brimob yang didukung Kodim Bolmong. Para Petani ditangkap dan langsung dipenjara, dimana secara bersamaan 70 rumah dibongkar paksa dan dibakar oleh karyawan-karyawan PT Malisya Sejahtera serta tanaman musiman dirusak.

“Bahkan, para petani diproses hukum mencuri hasil tanaman, padahal seluruh tanaman di atas tanah tersebut ditanam oleh petani. PT Malisya Sejahtera belum pernah menanam tumbuhan apapun di lokasi Itu. Laporan petani Tiberias tentang pengrusakan ke Polres Bolmong tak pernah diproses hingga saat ini. “Peristiwa tersebut adalah penjajahan,” tegasnya.

Untungnya, menrutu Abner, pengadilan pada waktu itu masih memiliki nurani, putusan pidana dakwaan pencurian dan memasuki HGU secara tidak sah, tidak terbukti! Akan tetapi pada tahun 2022 setelah pergantian-pergantian hakim dan Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, tiba-tiba Petani Penggarap dipidana lagi dengan dakwaan yang sama oleh Pelapor yang sama (PT Malisya Sejahtera). Oleh Ketua Pengadilan Negeri Kotamobagu, JBM, SH, MH yang menjadi Ketua Majelis Hakim divonis bersalah memasuki lahan perkebunan HGU secara tidak sah! Di tingkat banding kami putusan dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi Manado, dan saat ini dalam tahap Kasasi di Mahkamah Agung.

Pada tahun 2017 tersebut, secara paralel, PT Malisya Sejahtera digugat Petani di Peradilan Perdata. Di tingkat Pengadilan Negeri Kotamobagu, gugatan dikabulkan yang dikuatkan oleh putusan banding Pengadilan Tinggi Manado, akan tetapi di tingkat kasasi gugatan ditolak dengan alasan tidak memiliki alas hak.

“Walaupun kami Petani berteriak hingga parau tentang alas hak Petani Penggarap atas tanah negara adalah konstitusi negara dan hukum agraria, tetapi kasasi kami ditolak Mahkamah Agung. Saat ini perkara tersebut dalam tahap Peninjauan Kembali,” teriak Abner Patras. ***

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Ketua Umum FORSBI Temukan Sepasang Batu Penggilingan Tebu Kuno di Kabupaten Bekasi

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Ketua Umum Forum Silaturahmi Betawi Indonesia...

Brigjen Pol Yudho Hermanto Resmi Menjabat Kapolda Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara...

Kesatuan Nusantara Meriahkan Harlah HIPWIN ke-5 dan HUT RI ke-81 di Taman Wiladatika Cibubur

AMUNISI.CO.ID, JAKARTA — Ormas Kesatuan Nusantara turut memeriahkan peringatan...

Puncak Acara HUT Ke-81 RI di RW 03 Malaka Jaya Meriah: Lurah Ingatkan Bahaya Kebakaran

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun...

Festival Batu Penggilingan IV Hidupkan Kembali UMKM, tetapi Penyuluhan Sejarah Harus Berlanjut

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Festival Batu Penggilingan yang diinisiasi anggota...

Upacara HUT RI ke-81 di SMAN 3 Manado: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Berinovasi dan Berprestasi

MANADO, AMUNISI.CO.ID --  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)...

迎接印尼独立 81 周年 哥打莫巴古第一国立职业学校举办校内竞赛活动

为迎接印度尼西亚共和国独立 81 周年,哥打莫巴古第一国立职业学校(SMKN 1 Kotamobagu)近日举办一系列校内学生竞赛活动。2026 年 8 月 11...

巩固工作计划,印尼郑氏宗亲会(PMZI)完善组织架构及总主席选举章程

印尼郑氏宗亲会(PMZI)理事会于2026年7月10日(星期五)在雅加达北部西帕德芒岸(Pademangan Barat)区的郑瑞强(Zheng Rui Qiang)府邸举行了一场非正式会议。 本次会议自印尼西部时间13:00持续至19:30,旨在制定并完善各项战略工作计划要点,以便日后与印尼郑氏宗亲会总主席共同召开会议进行讨论。 共有八位理事代表出席了此次会议,分别是:郑瑞强(Zheng Rui Qiang)、郑西杰(Zheng Xi Jie)、郑文江(Zheng Bun...

陈永辉在埃迪・萨德利告别仪式上朗诵普图・奥卡・苏坎塔诗作

在送别知名人士埃迪・萨德利的场合上,陈永辉现场朗诵了一首题为《埃迪・萨德利:风雨无阻的情谊》的诗作,以此表达对逝者的追思与敬意。 这首诗由埃迪・萨德利的挚友 —— 诗人普图・奥卡・苏坎塔专门创作,字里行间满是二人历经岁月考验、不受风雨寒暑影响的深厚情谊。陈永辉以真挚的情感、沉稳的语调完成朗诵,让在场众人得以透过文字,重温埃迪・萨德利生前的品格与他和友人之间珍贵的情感联结。 普图・奥卡・苏坎塔的诗作情感饱满、意象真切,既饱含对友人离去的不舍,也赞颂了这份跨越时光、始终如一的真挚友谊,为这场告别仪式增添了一份深沉而动人的诗意。 献给艾迪·萨德利 友谊,不因风雨与烈日而褪色 我们相识于雅加达芒加勿刹(Mangga Besar)的一所房子里, 那是二十世纪七十年代, 当“新秩序”政权正凶猛横行, 践踏着人性的岁月。 那是我们第一次相见, 这份情谊, 一直延续到他生命最后的一次呼吸。 他给予的是理性的勇气; 他向我伸出援手, 把我, 以及许多我所认识的人, 从漆黑的泥沼中拉了出来, 也帮助我们渡过人生惊涛骇浪。 有时, 艾迪·萨德利像一根鞭子, 催人奋进; 有时, 他又像盲人的白手杖, 给予方向与依靠; 有时, 他更像一道光, 照亮前路。 艾迪兄啊, 你是一位耕耘土地、播撒种子的农夫; 到了收获的季节, 你总是邀请众人共享丰收。 一路走好,艾迪兄。 愿你在新的世界里, 永享安乐。 ——普图·奥卡·苏坎塔 2026年7月19日,雅加达·拉瓦芒贡(Rawamangun) Welli Martani (Chen Yong Hui) Membacakan...
- Advertisement -spot_img