UncategorizedJokowi Jadi Negarawan Saja, agar Saat Landing dari Jabatan Presidennya Mulus

Jokowi Jadi Negarawan Saja, agar Saat Landing dari Jabatan Presidennya Mulus

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID – Pengamat politik Ujang Komarudin berharap, menuju akhir masa jabatannya sebagai presiden, Joko Widodo (Jokowi) lebih baik bersikap netral alias berada di tengah-tengah. Sebab menurut dia, kurang tepat jika posisi Jokowi masih sebagai Kepala Negara, ikut cawe-cawe dalam urusan calon presiden (Capres) Pemilu 2024.

“Pak Jokowi menjadi negarawan saja, agar saat landing menjadi presiden di Oktober 2024 itu nantinya dengan mulus atau bagus. Di tengah saja, bijaksana saja, jadi negarawan saja itu,” kata Ujang kepada awak media di Jakarta, Rabu (31/5/2023) menyikapi pergerakan politik Presiden Jokowi menjelang Pemilu 2024.

Terlebih, lanjut Ujang, dengan posisinya sebagai presiden tentu memiliki kuasa. Karena dikhawatirkan kuasa yang ada bisa mempengaruhi hasil pemilu atau bisa mengkondisikan pemenangan capres dan cawapres.

“Kalau itu dilakukan, maka itu bagian daripada abuse of power atau penyalahgunaan kekuasaan atau wewenang dan itu yang tidak diharapkan,” ujarnya.

Dosen tetap Universitas Al Azhar Indonesia ini menyebut, ketika kepala negara melakukan cawe-cawe terhadap pemilihan presiden dan bahkan menggunakan struktur dan infrastrasiktur negara, maka akan menimbulkan masalah sendiri. Sebab, lawan politik pasangan yang didukung kepala negara akan merasa dicurangi dan menyebabkan permasalahan baru pasca pemilu.

“Karena yang kalah akan menganggap ini dicurangi, dikadali oleh yang namanya cawe-cawe tersebut,” jelas Ujang sembari mengingatkan agar Presiden Jokowi lebih baik netral terhadap pemilihan presiden.

Jadi, menurut Ujang, kalau Jokowi mengklaim atau menyebut cawe-cawe-nya dalam pemilu untuk kepentingan yang lebih besar adalah tidak benar.

“Yaitu kepentingan-kepentingan Jokowi saja, bukan kepentingan bersama, bukan kepentingan negara,kepentingan politik saja begitu,” tegasnya lag.

Ujang mencermati kalau Jokowi menyatakan bakal cawe-cawe dalam pemilu, karena akan terjadi peralihan kekuasaan dari rezimnya ke rezim penggantinya. Sehingga Jokowi ingin memastikan penggantinya nanti betul-betul orang dari kelompoknya, bukan di luar kelompoknya.

“Tapi, tidak etis lah kalau hal itu dilakukan seorang Jokowi, yang jelas-jelas masih menjabat sebagai presiden,” tutup serta Direktur Eksekutif Indonesia Political Review.

Diketahui, Presiden Jokowi pada saat pertemuan dengan para pemimpin redaksi sejumlah media di Istana Negara, Jakarta, Senin (29/5/2023) mengaku dirinya akan cawe-cawe di Pemilu 2024, demi bangsa dan negara. Bahkan kata dia, cawe-cawe yang dimaksud tidak akan melanggar aturan.

“Demi bangsa dan negara saya akan cawe-cawe, tentu saja dalam arti yang positif. Saya tidak akan melanggar aturan, tidak akan melanggar undang-undang, dan tidak akan mengotori demokrasi,” kata Presiden Jokowi. ***

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Kasatreskrim Minahasa Tenggara Iptu Teguh Said Tegaskan Media Adalah Mitra Kerja

MINAHASA TENGGARA, SULUT, AMUNISI.CO.ID — Kasatreskrim Polres Minahasa Tenggara...

Ketua Umum FORSBI Temukan Sepasang Batu Penggilingan Tebu Kuno di Kabupaten Bekasi

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Ketua Umum Forum Silaturahmi Betawi Indonesia...

Brigjen Pol Yudho Hermanto Resmi Menjabat Kapolda Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara...

Kesatuan Nusantara Meriahkan Harlah HIPWIN ke-5 dan HUT RI ke-81 di Taman Wiladatika Cibubur

AMUNISI.CO.ID, JAKARTA — Ormas Kesatuan Nusantara turut memeriahkan peringatan...

Puncak Acara HUT Ke-81 RI di RW 03 Malaka Jaya Meriah: Lurah Ingatkan Bahaya Kebakaran

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun...

Festival Batu Penggilingan IV Hidupkan Kembali UMKM, tetapi Penyuluhan Sejarah Harus Berlanjut

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Festival Batu Penggilingan yang diinisiasi anggota...

Upacara HUT RI ke-81 di SMAN 3 Manado: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Berinovasi dan Berprestasi

MANADO, AMUNISI.CO.ID --  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)...

迎接印尼独立 81 周年 哥打莫巴古第一国立职业学校举办校内竞赛活动

为迎接印度尼西亚共和国独立 81 周年,哥打莫巴古第一国立职业学校(SMKN 1 Kotamobagu)近日举办一系列校内学生竞赛活动。2026 年 8 月 11...

巩固工作计划,印尼郑氏宗亲会(PMZI)完善组织架构及总主席选举章程

印尼郑氏宗亲会(PMZI)理事会于2026年7月10日(星期五)在雅加达北部西帕德芒岸(Pademangan Barat)区的郑瑞强(Zheng Rui Qiang)府邸举行了一场非正式会议。 本次会议自印尼西部时间13:00持续至19:30,旨在制定并完善各项战略工作计划要点,以便日后与印尼郑氏宗亲会总主席共同召开会议进行讨论。 共有八位理事代表出席了此次会议,分别是:郑瑞强(Zheng Rui Qiang)、郑西杰(Zheng Xi Jie)、郑文江(Zheng Bun...
- Advertisement -spot_img