UncategorizedAkeolog Candrian dan Suhu Jaja Tegaskan Sejarah Kelurahan Penggilingan Bukan dari Penggilingan...

Akeolog Candrian dan Suhu Jaja Tegaskan Sejarah Kelurahan Penggilingan Bukan dari Penggilingan Padi, Melainkan Tebu

JAKARTA (14/3/2023), AMUNISI.CO.ID — Arkeolog senior Candrian Attahiyat dan penggiat sejarah serta seni budaya Surya Atmadja yang lebih akrab dengan panggilan Suhu Jaja menegaskan, sejarah nama Kelurahan Penggilingan di Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, berasal dari banyaknya batu penggilingan tebu dari abad 17 dan 18.

“Jadi kalau dikatakan sejarah Kelurahan Penggilingan itu berasal dari penggilingan padi seperti yang ditulis media online, itu tidak benar,” kata Candrian Attahiyat, Selasa (14/3/2023).

Pernyataan tersebut disampaikan Candrian Attahiyat usai membaca berita di MoeslimChoice.com tertanggal 11 Maret 2023. Berita itu menyatakan, diduga nama Kelurahan Penggilingan berasal dari banyaknya penggilingan padi di wilayah tersebut pada zaman dulu. Berita itu berjudul : Wali Kota Jakarta Timur Resmikan Pengoperasian Balai Warga RW 07 Cakung.

Kepgub DKI Nomor 585 Tahun 2022.

Hal senada dilontarkan Suhu Jaja Surya Atmadja yang pernah meneliti batu-batu penggilingan itu bersama arkeolog Candrian di RW 07 Penggilingan sekitar Februari 2021. “Jelas di RW 07 Kelurahan Penggilingan itu banyak peninggalan batu kiser bekas penggilingan tebu,” kata Suhu Jaja.

Batu berbentuk silinder itu harus sepasang. Salah satu diputar untuk menjepit tebu agar keluar cairan manisnya. Lebih lanjut Suhu Jaja menuturkan, Kampung Penggilingan semula bernama Kampung Bulak yang lokasinya tak jauh dari Kampung Pedaengan.

“Kampung Bulak masih sangat sepi dan masih penuh dengan pepohonan dan hutan belukar. Lalu pada abad ke 17-18 datanglah orang-orang etnis Tionghoa yang melarikan diri dari Batavia. Mereka mendirikan industri tradisional gula pasir yang dibuat dari tebu. Untuk memprosesnya menggunakan batu kiser atau batu penggilingan. Batu batu itulah yang masih ada hingga sekarang,” tuturnya.

Batu penggilingan tebu koleksi Museum Sejarah Jakarta.

Ketua LMK Penggilingan H Adriansyah Putra Nasution selaku tokoh masyarakat RW 07 juga mengaku terkejut atas berita yang menyatakan nama Kelurahan Penggilingan itu berasal dari banyaknya penggilingan padi. “Yang betul berasal dari penggilingan tebu. Itu sudah lama saya tahu dari para sesepuh masyarakat RW 07 sini,” kata Adriansyah yang akrab dipanggil Opung Haji itu.
“Makanya sudah saya sampaikan ralat kepada Pak Walikota lewat FB,” kata Opung Haji lagi menanggapi berita.

Soal batu penggilingan di RW 07 tersebut Candrian Attahiyat yang pernah menjadi Ketua Tim Ahli Cagar Budaya PKCB Dinas Kebudayaan DKI Jakarta menuturkan, titik koordinat wilayah tersebut telah ditetapkan sebagai situs sejarah berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 585 Tahun 2022.

Dalam Kepgub DKI Nomor 585 Tahun 2022 itu ditetapkan batu batu penggilingan tersebut merupakan benda cagar budaya. Disebutkan pada Kepgub tersebut bahwa batu penggilingan itu sudah ada pada abad 17 sebagai cikal bakal perkembangan industri gula tradisional di Indonesia.

“Koordinat lokasi di mana ada titik titik yang terdapat batu-batu penggilingan juga disebutkan di situ. Jadi kalau ada pemindahan batu penggilingan dari tempat itu harus ada izin yang berwenang,” kata Candrian. Menurutnya, di Kelurahan Penggilingan khususnya RW 07 terdapat delapan titik batu bersejarah tersebut. (PRI)

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Kasatreskrim Minahasa Tenggara Iptu Teguh Said Tegaskan Media Adalah Mitra Kerja

MINAHASA TENGGARA, SULUT, AMUNISI.CO.ID — Kasatreskrim Polres Minahasa Tenggara...

Ketua Umum FORSBI Temukan Sepasang Batu Penggilingan Tebu Kuno di Kabupaten Bekasi

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Ketua Umum Forum Silaturahmi Betawi Indonesia...

Brigjen Pol Yudho Hermanto Resmi Menjabat Kapolda Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara...

Kesatuan Nusantara Meriahkan Harlah HIPWIN ke-5 dan HUT RI ke-81 di Taman Wiladatika Cibubur

AMUNISI.CO.ID, JAKARTA — Ormas Kesatuan Nusantara turut memeriahkan peringatan...

Puncak Acara HUT Ke-81 RI di RW 03 Malaka Jaya Meriah: Lurah Ingatkan Bahaya Kebakaran

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun...

Festival Batu Penggilingan IV Hidupkan Kembali UMKM, tetapi Penyuluhan Sejarah Harus Berlanjut

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Festival Batu Penggilingan yang diinisiasi anggota...

Upacara HUT RI ke-81 di SMAN 3 Manado: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Berinovasi dan Berprestasi

MANADO, AMUNISI.CO.ID --  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)...

迎接印尼独立 81 周年 哥打莫巴古第一国立职业学校举办校内竞赛活动

为迎接印度尼西亚共和国独立 81 周年,哥打莫巴古第一国立职业学校(SMKN 1 Kotamobagu)近日举办一系列校内学生竞赛活动。2026 年 8 月 11...

巩固工作计划,印尼郑氏宗亲会(PMZI)完善组织架构及总主席选举章程

印尼郑氏宗亲会(PMZI)理事会于2026年7月10日(星期五)在雅加达北部西帕德芒岸(Pademangan Barat)区的郑瑞强(Zheng Rui Qiang)府邸举行了一场非正式会议。 本次会议自印尼西部时间13:00持续至19:30,旨在制定并完善各项战略工作计划要点,以便日后与印尼郑氏宗亲会总主席共同召开会议进行讨论。 共有八位理事代表出席了此次会议,分别是:郑瑞强(Zheng Rui Qiang)、郑西杰(Zheng Xi Jie)、郑文江(Zheng Bun...
- Advertisement -spot_img