印尼国防部副部长多尼・埃尔马万・陶凡托在国会第一委员会会议上说明,5 名参加军训的村合作社管理人员候选人死亡,主要有三方面原因:一是从平民生活突然转为军事化作息,压力与疲劳过大;二是部分人员本身带有心脏或肺部基础疾病,体检时虽属安全范围,但在高强度训练下病情加重;三是训练期间天气条件也构成影响因素。
国防部与卫生部已联合成立调查小组彻查详情。后续政府决定取消基础军事训练,改为时长缩短至两周的 “国防意识教育”,不再安排武器操作与战术课程,原计划纳入预备役的安排也一并取消。
国防部将向每位遇难者家属发放 5000 万印尼盾慰问金,此外 BPJS 劳工保险也将提供约 4200 万盾的补偿。
Pemerintah Ungkap Penyebab Kematian 5 Calon Manajer Kopdes Usai Latihan Militer
Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto menjelaskan penyebab meninggalnya lima calon manajer Koperasi Desa usai mengikuti latihan dasar militer. Ada tiga faktor utama: perubahan pola hidup dari sipil ke lingkungan militer yang sangat disiplin dan melelahkan, adanya penyakit bawaan jantung maupun paru-paru yang terdeteksi masih aman saat seleksi namun memburuk saat latihan, serta pengaruh kondisi cuaca.
Kemenhan bersama Kementerian Kesehatan telah membentuk tim investigasi. Sebagai perbaikan, program latihan militer dihapus dan diganti dengan pendidikan Bela Negara yang durasinya dipersingkat menjadi dua minggu, tanpa pelatihan senjata atau taktik militer. Peserta juga tidak lagi dijadikan bagian dari Komponen Cadangan.
Pemerintah memberikan santunan Rp50 juta dari Kemenhan untuk setiap keluarga korban, ditambah santunan sekitar Rp42 juta dari BPJS Ketenagakerjaan yang sedang diproses. (Kompas)

