JAKARTA (5/2/2024), AMUNISI.CO.ID — Di Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur sampai Februari 2024 ini sudah 24 anak dinyatakan sehat, bebas dari stunting. Pada awalnya yaitu tahun 2023 yang lalu tercatat ada 89 anak balita yang rawan stunting.
“Baru 24 anak yang berhasil ditingkatkan statusnya dari rawan menjadi sehat,” kata Camat Cipayung, Panangaran Ritonga kepada Amunisi.co.id Senin (5/2/2024). Hal itu disampaikan sehubungan kunjungan Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar ke RW 01 Kelurahan Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada Jumat (2/2/2024).
Wali Kota Jakarta Timur saat itu didampingi jajarannya dan Ketua Tim Penggerak PKK Kota Jakarta Timur Ny Diah Anwar dan disambut Lurah Pondok Ranggon Jenuri, pengurus masjid dan warga di Masjid Mahatma di RT 07/RW 01 Pondok Ranggon. Hadir pula Camat Cipayung Panangaran Ritonga dan Ketua TP PKK Kecamatan Cipayung Ny Zakiyah P Ritonga serta para kader PKK setempat.
Wali Kota Jakarta Timur dan Ny Diah Anwar menyempatkan memberikan makanan tambahan kepada anak balita terindikasi stunting usai menyantuni 40 anak yatim dan yatim piatu Kelurahan Pondok Ranggon. Pada kesempatan itu Wali Kota Anwar menjelaskan kedatangannya itu untuk bersilaturahmi dengan warga khususnya kepada anak yatim sambil memberikan santunan.
“Juga untuk mengetahui permasalahan yang ada di wilayah ini sekaligus membantu menyelesaikannya,” kata Pak Wali. Ini semua sesuai perintah Pj Gubernur DKI Jakarta untuk memperhatikan warga, termasuk pendidikan anak-anak dan membantunya jika ada kesulitan. Wali Kota juga menyanggupi permintaan DKM Masjid Mahatma untuk mengganti karpet masjid yang sudah usang.
Sementara Ketua DKM Masjid Mahatma Ustadz Salam menyatakan bersyukur dengan kedatangan Wali Kota ke masjidnya dan mengabulkan permohonannya.
Koordinator Baznas Bazis Jakarta Timur Eka Nafisah menambahkan hasil pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) Kelurahan Pondok Ranggon tahun 2023 mencapai Rp57.703.000 atau 122,1% dari target sebesar Rp47.250.000.
Karena itu Kelurahan Pondok Ranggon tahun 2023 mendapat jatah dua bantuan bedah rumah untuk keluarga dhuafa dari Baznas Bazis Jakarta Timur.
Diakui oleh Eka Nafisah, Baznas Bazis setiap waktu mendukung program Wali Kota atau Pemko Jakarta Timur dalam menanggulangi stunting, melunasi tunggakan pembayaran uang sekolah bagi siswa yang orang tuanya kurang mampu. Untuk santuan 40 anak yatim piatu di Kelurahan Pondok Ranggon, Baznas Bazis Jaktim membantu Rp100.000 per anak di luar bantuan Pak Wali berupa beras 5 Kg untuk tiap anak. (PRI)


