在 Ruben Onsu 向雅加达南区地方法院提起子女抚养权诉讼后,Sarwendah 表示将全力捍卫自己对孩子的抚养权。
Sarwendah 的代理律师亚伯拉罕・西蒙证实,其当事人早已做好充分准备,愿意采取一切法律途径维护权利。“她作为母亲,愿意为孩子付出一切,并且至今仍在努力工作,保障孩子们的生活所需,尽到应尽的责任。”
另一位代理律师克里斯・萨姆・西乌也表示,他们将提交完整证据与证人,证明 Sarwendah 才是最适合获得抚养权的一方。
Ruben Onsu 于 6 月 30 日正式提交诉讼,希望获得每周两到三天不受阻碍地与两个女儿塔利亚和塔尼亚相处的权利。他称,双方 2024 年 6 月离婚时达成的探视协议并未得到良好执行。
案件现已登记,法院定于 2026 年 7 月 15 日上午 9 时首次开庭审理。由于涉及隐私与儿童保护,庭审将不对外开放。
Sarwendah Siap Hadapi Gugatan Hak Asuh Anak dari Ruben Onsu
Sarwendah menyatakan kesiapannya untuk mempertahankan hak asuh anak-anaknya, setelah Ruben Onsu resmi mengajukan gugatan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Hal ini disampaikan oleh kuasa hukum Sarwendah, Abraham Simon. Menurutnya, kliennya sudah siap sejak awal dan akan berusaha sekuat tenaga. “Sebagai seorang ibu, ia bersedia melakukan apa saja demi anak-anak. Ia juga terus berjuang mencari nafkah dan memenuhi kebutuhan hidup mereka hingga saat ini,” ujarnya.
Rekan sejawatnya, Chris Sam Siwu, menambahkan tim hukum akan menghadirkan bukti dan saksi untuk membuktikan bahwa Sarwendah adalah pihak yang paling layak memegang hak asuh.
Sementara itu, Ruben Onsu mendaftarkan gugatan pada 30 Juni lalu. Tujuannya adalah mendapatkan kepastian hukum agar dapat bertemu dan menghabiskan waktu berkualitas bersama kedua putrinya, Thalia dan Thania, selama dua hingga tiga hari dalam seminggu. Ia menilai kesepakatan pembagian waktu yang dibuat saat perceraian pada Juni 2024 tidak berjalan sesuai harapan.
Perkara ini telah tercatat resmi di pengadilan. Sidang perdana dijadwalkan digelar pada 15 Juli 2026 pukul 09.00 WIB, dan akan berlangsung secara tertutup demi menjaga privasi serta melindungi kepentingan anak-anak. Sumber Berita

