UncategorizedMahfud Siap Mundur dari Kabinet, Fahri Hamzah: Daripada Menyerang Kebijakan Presidennya

Mahfud Siap Mundur dari Kabinet, Fahri Hamzah: Daripada Menyerang Kebijakan Presidennya

JAKARTA (24/01/2024), AMUNISI.CO.ID – Setelah dihujani kritik dari berbagai pihak, termasuk Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Fahri Hamzah, calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 03, Mahfud MD akhirnya menyatakan siap mundur dari jabatan Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan (MenkoPolhukam). Namun untuk mundur dari jabatan, kata dia, tinggal menunggu momentum, karena ada sesuatu tugas negara yang harus dijaga.

Menanggapi keputusan Mahfud tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia Fahri Hamzah dihubungi, Rabu (24/1/2024) menyambut positif langkah Mahfud tersebut.

Namun kalau sudah menyatakan akan mundur, lanjut Fahri, jangan lagi mencari alasan lain, termasuk menuding pihak lain yang katanya menggunakan jabatan dan fasilitasi negara untuk kepentingan pribadi. Masalahnya lebih parah, sudah Joko Widodo (Jokowi) bukan Capres, diserang kebijakanya oleh orang yang masih jadi pembantunya.

“Bagus lah. Tapi nggak usah cari alasan lain, mundur itu karena setiap hari menyerang kebijakan pemerintah yang harusnya dipuji. Lah gimana? Saya koordinator yang bikin kebijakan, 4 tahun lebih nggak ada masalah. Baik-baik saja. Tiba-tiba sekarang gabung sama kelompok kecewa, terus semua kebijakan itu saya salahkan? Piye?” sindir mantan Wakil Ketua DPR RI itu lagi.

Fahri mengatakan, kalau mau jujur, untuk apa (Mahfud) menyerang kebijakan pemerintahan yang dipimpin Jokowi. Diingat bahwa Jokowi itu memimpin kabinet presidensialisme, yang artinya seluruh kebijakan telah di-distribusikan selama ini kepada para pembantunya.

“Pak Jokowi memerlukan tanggungjawab presiden di satu sisi, tapi di sisi lain memerlukan loyalitas para pembantunya. Ngapain orang menyerang kebijakan pak Jokowi? Bukankah Capresnya bukan pak Jokowi? Kalau nggak loyal gimana?” tanya politisi asal Nusa Tenggara Barat (NTB) itu lagi.

Menurut Fahri, baru di Indonesia ada pemilihan presiden yang tidak ada petahana- nya, tapi isunya adalah melawan petahana. Padahal rakyat tahu bahwa petahana tidak ada, terus kenapa 01 dan 03 kerjaannya menyerang petahana padahal petahana tidak ada.

“Makanya kelihatan seperti meninju angin. Kemarin juga dalam debat Cawapres, 01 dan 03 disiapkan waktu untuk berdebat oleh moderator, tapi yang terjadi adalah bukannya berdebat konfrontasi gagasan dan ide masing-malah keduanya membahas Jokowi yang tidak ada di arena.

“Keduanya kabinet koalisi pula. Jadi silahkan pak Mahfud mundur saja, nggak perlu lagi mencari-cara alasan,” tutup Caleg DPR RI Partai Gelora Indonesia untuk Dapil NTB I tersebut.

Sebelumnya Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menyatakan akan segera mengundurkan diri dari jabatannya di Kabinet Indonesia Maju. Selain komitmennya dengan capres Ganjar Pranowo, juga untuk menghindari konflik kepentingan menjadi salah salah satu alasan Mahfud mundur dari jabatannya.

Rencana untuk mundur dari kabinet disampaikan Mahfud dalam acara Tabrak Prof! yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (23/1/2024) malam. Kepada para peserta Tabrak Prof!, Mahfud menyampaikan bahwa sebelumnya, ia tak mundur dari kabinet karena ingin menunjukkan etika yang baik sebagai pejabat negara. Meski ikut berkontestasi sebagai cawapres, Mahfud mengaku tidak memanfaatkan kekuasaan serta fasilitas negara untuk urusan kampanye.

Namun, menurut Mahfud, situasinya tidak berimbang. Pihak lain justru menggunakan jabatan untuk kepentingan kontestasi. Bahkan, sejumlah menteri yang tidak ada kaitannya dengan politik juga bergabung menjadi tim sukses capres dan cawapres.

“Oleh sebab itu, saya kira percontohan saya ya sudah cukup. (Untuk mundur dari jabatan) tinggal menunggu momentum, karena ada sesuatu tugas negara yang harus saya jaga,” demikian Mahfud MD. ***

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Ditreskrimsus Polda Sulut Minta Pemprov Percepat  Keputusan Soal Penertiban Tambang

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda...

SMA PGRI 4 Manado Targetkan 15 Siswa Naikkan Performa Sulut di TKA

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Kepala Sekolah SMA PGRI 4 Manado,...

Dies Natalis AKN Putra Sang Fajar Hadiahkan 2 Sepeda Listrik

BLITAR, AMUNISI.CO.ID — Dies Natalis ke-12 Akademi Komunitas Negeri...

Polda Sulut Dukung Penuh Program Gubernur Terkait WPR dan IPR untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara menyatakan...

UKIT Gelar Wisuda 725 Lulusan Tahun 2026, Rektor Pesankan Awal Pengabdian bagi Bangsa dan Negara

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar...

Reuni Paguanama 2026, Bertemu Cucu Kelas dan Berkunjung ke Rumah Anggota yang Sakit

MALANG, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMA Negeri 3...

Fakultas Kedokteran Unika De La Salle Resmi Dibuka, Jadi Kado Spesial HUT ke-62 Provinsi Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Program Studi/Fakultas Kedokteran Universitas Katolik (Unika)...

Reuni Paguanama di Malang 22 s/d 24 September 2026 Diikuti Lebih dari 40 Peserta

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMAN 3 Malang...

Gedung Baru PMI DKI Jakarta Diresmikan, Diharapkan Pelayanannya Meningkat

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT)...
- Advertisement -spot_img