UncategorizedLaskar Kebersihan Lanjutkan Kehidupan Setelah Kebakaran di Dekat BKT

Laskar Kebersihan Lanjutkan Kehidupan Setelah Kebakaran di Dekat BKT

JAKARTA (15/12/2023), AMUNISI.CO.ID — Peristiwa kebakaran lapak barang bekas di RT 003/03 Kelurahan Pondok Kopi, dekat dengan Banjir Kanal Timur (BKT), Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada hari Sabtu (16/12/2023) ini tepat dua pekan telah berlalu. Tenda warna jingga tempat penampungan sementara para korban yang kehilangan tempat tinggalnya, juga sudah dibongkar Minggu (10/12/2023).

Tetapi serangkaian masalah baru masih harus diselesaikan oleh duapuluhan korban kebakaran tersebut. Seperti Ajum, 62, petugas kebersihan yang sudah sekitar 15 tahun mengabdi di RW 03 Malaka Jaya, Senin (11/12/2023) harus pulang ke kampung di Desa Puspasari, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang untuk mengurus Kartu Keluarganya (KK) yang baru. Sebab KK-nya yang lama ikut terbakar bersama uang simpanannya sekitar Rp1 juta.

“Untung KTP selalu saya kantongi. Jadi nggak ikut terbakar seperti KTP anak saya Asep dan Agus,” kata Ajum beberapa hari yang lalu setelah dapat bantuan untuk pulang kampung Rp200.000 dari para ibu RT 005/03 Malaka Jaya.

Uang itu diterima dari Bu Harimurti selaku Bendahara Ibu Ibu RT 005/03 Malaka Jaya. “Kami bayarkan kontrak rumah dua petak kamar Rp800.000. Lokasinya di dekat Masjid At Taqwa RT 006/03 Pondok Kopi. Tempat lama di RT 003/03 Pondok Kopi tak akan dibangun kembali,” kata Ny Harimurti kepada Amunisi.co.id Jumat (15/12/2023).

Menurut Bu Murti uang itu dari hasil saweran ibu-ibu RT 005/03 Malaka Jaya yang terkumpul Rp1 juta. Sisanya Rp 200.000 diberikan kepada Ajum untuk biaya pulang ke Karawang mengurus KK baru.

Sementara anak Ajum bernama Asep, 32, kehilangan KTP maupun KK dan uang simpanannya lebih dari Rp800.000 yang ikut hangus dilahap api dalam kebakaran tersebut.

Untuk membuat KTP baru ia pun harus pulang ke desa asalnya bersama ayahnya, Ajum ke Kelurahan Puspasari, Pedes, Karawang.

“KTP saya yang baru sudah jadi. Hanya sehari prosesnya kemarin itu. Kalau Bapak masih di kampung,” kata Asep petugas kebersihan di RW 03 Malaka Jaya, ketika bersama temannya Atok, 36 sedang mengangkut sampah dengan gerobaknya di Gang 4 Nusa Indah VII , Malaka Jaya, Jumat.

Sementara Agus, 40, harus kehilangan uang tabungan Rp2 juta, dan sepedamotor baru milik istrinya ikut hangus dilahap si jago merah.
Motor itu menurut Asep baru dua bulan yang lalu lunas. Agus yang beristri wanita dari Bogor itu untuk sementara harus pulang ke rumah mertuanya.

Lain lagi dengan Atok,36 asal Indramayu. Ia mengaku sekarang ikut bekerja sementara membantu Asep menggantikan Ajum mengangkut sampah warga RW 03 Malaka Jaya ke lokasi truk sampah yang menunggu di Jl Bunga Rampai.

“Saya sih memang nggak punya apa-apa. Anak juga ikut neneknya,” kaya Atok yang sudah cerai dengan istrinya.

Atok menyebut Asep lebih beruntung karena sudah menjadi pekerja tetap di RW 03 Malaka Jaya. “Saya tadinya hanya bantu-bantu di RW 06 depan SMP 139, kalau ada yang butuh tenaga saya,” kata Atok polos.

Waktu asap tebal terlihat membubung ke langit, baik Atok, Asep dan Ajum sedang berada di tempat kerjanya masing-masing. Buru-buru Ajum dan Asep memacu motor bututnya ke arah lokasi asal kepulan asap. Benar, tempat tinggal merekalah yang sedang membara. Di sekitar situ sudah ramai pasukan Damkar dari Sudin Gulkarmat Jakarta Timur memadamkan api. Namun semua sudah hangus.

Menurut Ajum maupun Atok, kebanyakan penghuni bangunan semi permanen yang telah menjadi abu itu para petugas kebersihan. “Ada yang bertugas di Kantor Walikota Jakarta Timur ada pula yang di kelurahan kelurahan,” kata Ajum.

Anak bungsu Ajum bernama Andi, 22 bekerja di bagian cleaning service RSPAD Gatot Subroto. Waktu awal kebakaran pukul 7.30 an Andi sedang tidur. “Waktu api membesar Andi lompat dari tempat tidur di atas hanya pakai celana dalam. Sampai kakinya terluka tetapi selamat,” cerita Ajum.

Waktu di penampungan teman-teman Andi menengok dan memberi bantuan pakaian dan semangat. Hari Senin Andi sudah masuk bekerja lagi.

Lain lagi dengan si Emak, wanita lansia yang bekerja sebagai pemulung itu waktu kebakaran sedang pulang kampung. “Si Emak sedang pulang dapat BTL Rp 600.000 di kampungnya di Karawang. Makanya dianjurkan pada Si Emak jangan dulu balik ke Jakarta,” tutur Ajum waktu itu.

Pada waktu kritis seperti itu bantuan untuk korban kebakaran memang datang dari mana-mana. Seperti dari Kelurahan, PMI Jakarta Timur, Sudin Sosial Jaktim maupun ormas dan orpol yang peduli.

Ajum juga mengakui ada beberapa warga RW 03 Malaka Jaya yang simpati dan membantunya secara pribadi maupun bersama – sama.
“Ada yang menyumbang kasur. Tetapi mau ditaruh di mana. Tempat tinggal saja nggak punya,” ujar Ajum dua hari setelah kebakaran.

Menurut Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur Gatot Sulaeman, api diduga berasal dari pembakaran barang-barang bekas. Awal pemadaman pukul 07.40 WIB. Api benar-benar bisa dipadamkan pada pukul 10.04 WIB. Luas lahan yang terbakar sekitar 625 meter persegi, dengan kerugian mencapai Rp300 juta. (PRI)

 

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Brigjen Pol Yudho Hermanto Resmi Menjabat Kapolda Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara...

Kesatuan Nusantara Meriahkan Harlah HIPWIN ke-5 dan HUT RI ke-81 di Taman Wiladatika Cibubur

AMUNISI.CO.ID, JAKARTA — Ormas Kesatuan Nusantara turut memeriahkan peringatan...

Puncak Acara HUT Ke-81 RI di RW 03 Malaka Jaya Meriah: Lurah Ingatkan Bahaya Kebakaran

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Acara puncak peringatan Hari Ulang Tahun...

Festival Batu Penggilingan IV Hidupkan Kembali UMKM, tetapi Penyuluhan Sejarah Harus Berlanjut

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Festival Batu Penggilingan yang diinisiasi anggota...

Upacara HUT RI ke-81 di SMAN 3 Manado: Kepala Sekolah Ajak Siswa Terus Berinovasi dan Berprestasi

MANADO, AMUNISI.CO.ID --  Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)...

迎接印尼独立 81 周年 哥打莫巴古第一国立职业学校举办校内竞赛活动

为迎接印度尼西亚共和国独立 81 周年,哥打莫巴古第一国立职业学校(SMKN 1 Kotamobagu)近日举办一系列校内学生竞赛活动。2026 年 8 月 11...

巩固工作计划,印尼郑氏宗亲会(PMZI)完善组织架构及总主席选举章程

印尼郑氏宗亲会(PMZI)理事会于2026年7月10日(星期五)在雅加达北部西帕德芒岸(Pademangan Barat)区的郑瑞强(Zheng Rui Qiang)府邸举行了一场非正式会议。 本次会议自印尼西部时间13:00持续至19:30,旨在制定并完善各项战略工作计划要点,以便日后与印尼郑氏宗亲会总主席共同召开会议进行讨论。 共有八位理事代表出席了此次会议,分别是:郑瑞强(Zheng Rui Qiang)、郑西杰(Zheng Xi Jie)、郑文江(Zheng Bun...

陈永辉在埃迪・萨德利告别仪式上朗诵普图・奥卡・苏坎塔诗作

在送别知名人士埃迪・萨德利的场合上,陈永辉现场朗诵了一首题为《埃迪・萨德利:风雨无阻的情谊》的诗作,以此表达对逝者的追思与敬意。 这首诗由埃迪・萨德利的挚友 —— 诗人普图・奥卡・苏坎塔专门创作,字里行间满是二人历经岁月考验、不受风雨寒暑影响的深厚情谊。陈永辉以真挚的情感、沉稳的语调完成朗诵,让在场众人得以透过文字,重温埃迪・萨德利生前的品格与他和友人之间珍贵的情感联结。 普图・奥卡・苏坎塔的诗作情感饱满、意象真切,既饱含对友人离去的不舍,也赞颂了这份跨越时光、始终如一的真挚友谊,为这场告别仪式增添了一份深沉而动人的诗意。 献给艾迪·萨德利 友谊,不因风雨与烈日而褪色 我们相识于雅加达芒加勿刹(Mangga Besar)的一所房子里, 那是二十世纪七十年代, 当“新秩序”政权正凶猛横行, 践踏着人性的岁月。 那是我们第一次相见, 这份情谊, 一直延续到他生命最后的一次呼吸。 他给予的是理性的勇气; 他向我伸出援手, 把我, 以及许多我所认识的人, 从漆黑的泥沼中拉了出来, 也帮助我们渡过人生惊涛骇浪。 有时, 艾迪·萨德利像一根鞭子, 催人奋进; 有时, 他又像盲人的白手杖, 给予方向与依靠; 有时, 他更像一道光, 照亮前路。 艾迪兄啊, 你是一位耕耘土地、播撒种子的农夫; 到了收获的季节, 你总是邀请众人共享丰收。 一路走好,艾迪兄。 愿你在新的世界里, 永享安乐。 ——普图·奥卡·苏坎塔 2026年7月19日,雅加达·拉瓦芒贡(Rawamangun) Welli Martani (Chen Yong Hui) Membacakan...

美军夜袭伊朗基础设施 造成 8 死 20 伤

伊朗国家通讯社周五通报,美军于周四夜间至周五清晨对伊朗多省基础设施发动袭击,已造成 8 人死亡、20 人受伤。 伊朗卫生部表示,本月美军新一轮袭击累计已造成 38 人死亡、超 400 人受伤,遇难及伤者中包含多名妇女与未成年人,目前仍有 47...
- Advertisement -spot_img