BOGOR (10/10/2023), AMUNISI.CO.ID —Pembangunan jalan tol Depok – Antasari (Desari) seksi tiga, mendapat penolakan dari warga Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor, yang lahannya terkena dampak dari pembangunan tersebut. Dalam penolakannya, warga melakukan unjuk rasa dengan menyampaikan orasi di depan kantor Kecamatan Bojonggede, Selasa (10/10/23). Warga yang datang ditemui langsung Camat Edi Suwito, didampingi sekretaris pengadaan lahan.
Koordinator unjuk rasa Anton menyampaikan beberapa tuntutan. Juga keluhan terkait surat undangan yang di dalamnya ada unsur intimidasi. Selain ketidaktransparanan dalam memberikan nilai apresial terhadap lahan warga. “Kita merasa bahwa apa yang sudah diputuskan oleh mereka (pemerintah) atau panitia sudah menjadi keharusan dan harus diterima,” ujar Anton.
Salah seorang warga yaitu Muji, juga merasa ada kejanggalan dan kurang transparan mengenai lahan. Menurut mereka lahan 1,4 hektare, sementara diungkapkan hanya 7.000 meter. “Kita masyarakat atau warga yang terkena dampak dari pembangunan tersebut hanya meminta penjelasan dan transparansi, bukan mau tahu terkait peruntukan anggaranya,” kata Muji.
Seorang ibu yang merasa nilai dari lahan belum sesuai dengan apa yang diharapkan, juga meminta supaya pihak kecamatan Bojonggede memfasilitasi dengan pihak terkait, terlebih Camat merupakan anggota dalam kepanitiaan pengadaan lahan. “Semoga dalam pertemuan hari ini Pak Camat sebagai kepala pemerintah dapat memfasilitasi dengan pihak-pihak terkait,” ucap si Ibu.
Camat Bojonggede sekaligus panitia pengadaan lahan menjelaskan, bahwa apa yang mereka kerjakan sudah sesuai dengan SOP, dan tidak melanggar aturan. “Saya selaku pimpinan di Kecamatan Bojonggede, sudah melakukan sesuai dengan tupoksi saya selaku Camat dan tupoksi saya selaku panitia, meski demikian kami akan mencoba menyampaikan tuntutan maupun aspirasi dari para warga, hasilnya akan segera kami kabari,” pungkas Camat Edi Suwito. (Lambas Sitompul)
Unjuk rasa pembebasan lahan untuk Tol Desari (DOKUMEN LAMBAS SITOMPUL)


