UncategorizedDinyatakan Tak Bisa Ikut Tahapan Pemilu 2024, Partai Republik Minta Mediasi ke...

Dinyatakan Tak Bisa Ikut Tahapan Pemilu 2024, Partai Republik Minta Mediasi ke Bawaslu

JAKARTA (19/10/2022), AMUNISI.CO.ID – Partai Republik dinyatakan tidak dapat mengikuti tahapan selanjutnya yaitu verifikasi faktual, karena data kepengurusan dinyatakan TMS. Keputusan ini dianggap bertentangan dengan fakta yang sebenarnya bahwa Partai Republik telah berhasil melengkapi 4 kategori jenis data termasuk kepengurusan dan kantor di dalam aplikasi SIPOL KPU.

Terkait hal ini, Ketua Umum Partai Republik Asngari kepada wartawan usai mendaftarkan permohonan mediasi ke Bawaslu, Jakarta, Selasa (18/10/2022) menegaskan kalau partai yang ia pimpin siap meraih kursi DPR RI sebagai partai politik (Parpol) peserta Pemilu 2024.

Dalam kaitan ini Asngari meminta Bawaslu memfasilitasi mediasi dengan Komisi Pemilihan Umum atau KPU RI, dengan harapan bisa diberi waktu kepada partainya untuk memperbaiki input data keanggotaan yang belum sempat ter upload secara sempurna selama dalam proses verifikasi administrasi.

“Kami siap lolos dan berkompetisi dalam Pemilu 2024. Kami yakin jika diberi kesempatan mengikuti Pemilu 2024, kami bisa mengambil jatah kursi di Senayan dan DPRD tingkat I dan II,” ujarnya.

Permohonan mediasi dilayangkan melalui pengajuan permohonan penyelesaian sengketa proses pemilu terkait keluarnya Berita Acara KPU Nomor: 230/PL.01.1-BA/05/2022 tentang Rekapitulasi Hasil Verifikasi Administrasi Partai Politik Calon Peserta Pemilihan Umum dan Pengumuman KPU Nomor: 9/PL.01.1-Pu/05/2022 tentang Pengumuman Hasil Verifikasi Administrasi.

Dalam kesempatan ini, Asngari menyatakan Partai Republik telah memenuhi semua persyaratan seperti kepengurusan 100% di 34 provinsi, 75% kabupaten/kita dan 50% kecamatan. Syarat domisili dan nomor rekening partai serta syarat KTA keanggotaan dan sudah diinput ke dalam Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL) KPU RI.

“Jadi kami sudah memenuhi seluruh persyaratan sehingga besar harapan kami Bawaslu dapat mempertimbangkan putusannya agar meloloskan Partai Republik dalam forum Mediasi bersama KPU dengan keputusan mengikuti verifikasi faktual dan selanjutnya diloloskan sebagai Peserta Pemilu 2024,” tegasnya.

Ditegaskan Asngari, seluruh kader Partai Republik di seluruh Indonesia diharapkan tetap bertahan doa dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan verifikasi faktual. “Tetap optimis. Kita semua berharap permohonan mediasi ke Bawaslu ini dapat diterima dengan baik,” pungkasnya. ***

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Polda Sulut Dukung Penuh Program Gubernur Terkait WPR dan IPR untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara menyatakan...

UKIT Gelar Wisuda 725 Lulusan Tahun 2026, Rektor Pesankan Awal Pengabdian bagi Bangsa dan Negara

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar...

Reuni Paguanama 2026, Bertemu Cucu Kelas dan Berkunjung ke Rumah Anggota yang Sakit

MALANG, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMA Negeri 3...

Fakultas Kedokteran Unika De La Salle Resmi Dibuka, Jadi Kado Spesial HUT ke-62 Provinsi Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Program Studi/Fakultas Kedokteran Universitas Katolik (Unika)...

Reuni Paguanama di Malang 22 s/d 24 September 2026 Diikuti Lebih dari 40 Peserta

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMAN 3 Malang...

Gedung Baru PMI DKI Jakarta Diresmikan, Diharapkan Pelayanannya Meningkat

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT)...

Kasatreskrim Minahasa Tenggara Iptu Teguh Said Tegaskan Media Adalah Mitra Kerja

MINAHASA TENGGARA, SULUT, AMUNISI.CO.ID — Kasatreskrim Polres Minahasa Tenggara...

Ketua Umum FORSBI Temukan Sepasang Batu Penggilingan Tebu Kuno di Kabupaten Bekasi

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Ketua Umum Forum Silaturahmi Betawi Indonesia...

Brigjen Pol Yudho Hermanto Resmi Menjabat Kapolda Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Jabatan Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Utara...
- Advertisement -spot_img