社群 (Komunitas)Anggota KOMPAK Terus Menyusut, Namun Reuni di Rumah Jengki akan Berlanjut

Anggota KOMPAK Terus Menyusut, Namun Reuni di Rumah Jengki akan Berlanjut

MALANG, AMUNISI.CO.ID — Dalam tahun 2026 ini jumlah anggota Komunitas Pelajar Anak (Pelanggan) Kereta Api Singosari-Malang th 1950-1970-an (KOMPAK) menyusut alamiah. Tercatat hingga pekan ini sudah 4 orang meninggal dunia. Namun begitu semangat untuk bertemu dan bersilaturahmi kembali selalu muncul dan ada saja anggota KOMPAK yang menawarkan tempatnya.

Paling kiri Bu Wiek Jama’ati (93) anggota paling senior KOMPAK.

“Waktu reuni KOMPAK di rumah kami di Jl. Ronggolawe Singosari pada Januari 2026, yang hadir mencapai 26 orang. Tetapi reuni KOMPAK di Jl. Kartanegara di rumah yang penuh bunga warna-warni 26 September 2026 yang lalu, yang hadir tinggal 16 orang,” kata Surti Utami.

Namun diingatkan Surti, hal itu karena ada anggota yang semula akan hadir ternyata terkena stroke. Bahkan sebelumnya Sekretaris KOMPAK Suhariadi juga berpulang ke Rahmatullah,” kata Nuk Surti Utami, Bendahara KOMPAK di Singosari Minggu (25/10/2026) membahas kelanjutan KOMPAK ke depan.

Ketua KOMPAK Taseri Asan juga mengakui telah banyak anggotanya yang dipanggil Allah.

“Tercatat tahun ini ada empat orang,” kata Taseri Asan. Pertama tercatat yang telah wafat Mansur Effendi yang pernah aktif di KOMPAK Jakarta. Kemudian Suhariadi sekretaris KOMPAK, diikuti Hariadi dan terakhir M Zaini yang berpulang ke Rahmatullah Jumat (23/10) lalu.

“Pertama kali Reuni KOMPAK di Aula Pusat Latihan Kerja (PLK) Singosari tercatat 120 anggota,” kata Taseri Asan.

Bersama Ketua dan Bendahara KOMPAK di Singosari.

Reuni berikutnya hampir 1 sampai 2 tahun sekali diselenggarakan antara lain di Karangploso, Kota Malang, Kebun Teh Wonosari, lereng Gunung Arjuno, Surabaya, dan Bangil (2019).

Naik KA Bersejarah

“Namun menurut para pengurus maupun anggota KOMPAK, yang sangat mengesankan waktu Reuni KOMPAK di TMII Jakarta awal November tahun 2012,” kata Taseri Asan maupun Nuk Surti Utami yang dibenarkan Sulastri, anggota KOMPAK dari Sidoarjo.

Di TMII selama 3 hari 2 malam sekitar 80-an anggota KOMPAK berwisata bersama-sama di Jakarta.

Selain telah menikmati perjalanan jauh bersama-sama dalam satu gerbong KA Malang-Jakarta, mereka juga merasakan nyamannya berada dalam Kereta Api Luar Biasa di Museum Transportasi TMII.

Gerbong KA tahun 1940-an tersebut pada 3 Januari 1946 telah membawa rombongan Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Mohammad Hatta berhijrah dari Jakarta ke Yogyakarta di awal kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengenai Reuni KOMPAK di Rumah Jengki Singosari 26 September 2026 lalu, baik Surti Utami, Sulastri, dan Gatut Hendarto sesama alumni SMAN 3 Malang tahun yang berbeda, sangat mengesankan.

Bambang Hariadji pelajar sempat mengungkap pengalaman naik gerbong pedagang buah dengan kenakalannya. Namun juga pengalaman ketinggalan kereta waktu pulang petang hari ke Singosari, karena jauhnya tempat dia bersekolah dari stasiun Malang.

Lain lagi dengan Sulastri, yang menceritakan pengalamannya pulang sekolah berjalan kaki ke Singosari dengan teman-teman sekolahnya SMPN 3 Malang perempuan dan lelaki.

“Sampai di Karanglo kehausan, kami mengambil tebu di kebon tepi jalan,” tutur Sulastri. Jarak Malang-Singosari sekitar 12 km. Dari Karanglo ke rumah masih sekitar 3 sampai 4 km lagi.

Namun sebagai pelanggan KA, setiap anggota KOMPAK telah merasakan rambut dan bajunya berlubang-lubang terbakar oleh letikan batu bara menyala yang menyembur dari cerobong lokomotif. Akhir tahun 1950-an sampai awal 1960-an masih jarang lokomotif diesel. Kondisi seperti itu terjadi bila gerbongnya penuh dan penumpang KA terpaksa berdiri di bordes terbuka.

“Dari para anggota yang hadir Lik Wiek Jama’ati adalah anggota KOMPAK yang paling senior. Tanggal 19 September yang lalu genap berusia 93. Namun tidak jarang beliau jalan-jalan sendiri,” tutur Ayiek Kushayati Stones tuan rumah reuni tersebut.

Ayiek baru beberapa tahun terakhir ini kembali ke Singosari setelah lebih 30 tahun mukim dan mengajar di Jepang. Menurut Ayiek, Lik Wiek tahun 1953 masuk SMAN 2 Malang dan lulus tahun 1956.

Dalam reuni di Rumah Jengki tersebut pemandu acara Bambang Sudaryadi mencoba memperdengarkan intro lagu Onny Suryono tahun 1960-an. Seorang hadirin menyebutnya itu judulnya Pesanku. Terdengarlah lagu tersebut mendayu-dayu dibawakan bersama-sama dengan iringan karaoke.

Ir. Prastumi, MT, dosen FT Universitas Brawijaya Malang yang hadir menyatakan terharu ketika seorang sahabat di waktu berlangganan KA, Bu Sumaimah masih mengingat dan mengaguminya. Bahkan nama-nama anak sahabatnya itu diawali dengan Pras, sama dengan suku kata pertama nama Bu Dosen Prastumi.

Bagaimana dengan rencana KOMPAK selanjutnya? Nuk Surti Utami dan Taseri sepakat permintaan seorang anggota komunitas arek-arek sepuran tersebut bernama Agus Sujudi. Ia hadir pada reuni di Rumah Jengki dan sangat terkesan. Makanya dia bersedia menjadi tuan rumah di restonya di Jl. Kartanegara Barat, tidak jauh dari candi peninggalan Kerajaan Singhasari dari abad ke-14.

“Yang lebih bagus, reuni KOMPAK nanti sekaligus acara Halalbihalal. Jadi setelah Idul Fitri sekitar bulan Maret 2027 mendatang. Ayo kita persiapkan sebaik mungkin,” pungkas Nuk Surti Utami dan Ketua KOMPAK, Taseri Asan penuh semangat Sumpah Pemuda. (PRI)

KOMPAK 成员人数持续减少 Jengki 之家重聚活动仍将延续

amunisi.co.id,玛琅 — 2026年期间,1950至1970年代新哥萨克—玛琅火车学生常客社区(KOMPAK)的成员人数因自然原因不断减少。截至本周,已有4名成员相继离世。然而,重聚与叙旧的热情依然高涨,总有 KOMPAK 成员主动提供聚会场所。

KOMPAK 财务主管 Nuk Surti Utami 于2026年10月25日(星期日)在讨论社区未来规划时表示:“2026年1月在位于 Singosari 镇 Ronggolawe 路的我家举行重聚时,共有26人出席。但到了2026年9月26日,在 Kartanegara 路那座开满五彩鲜花的房子里重聚时,到场人数仅剩16人。”

Surti 提醒道,人数减少是因为有些原本计划出席的成员中风卧床。在此之前,KOMPAK 秘书 Suhariadi 也已不幸离世。

KOMPAK 主席 Taseri Asan 也承认,已有许多成员蒙真主召回。

Taseri Asan 表示:“据记录,今年共有四位成员离世。”第一位是曾在雅加达 KOMPAK 活跃的 Mansur Effendi,随后是秘书 Suhariadi,接着是 Hariadi,最后是于上一周的周五(10月23日)离世的 M Zaini。

Taseri Asan 回忆道:“在 Singosari 职业培训中心(PLK)大礼堂举行第一次 KOMPAK 重聚时,登记的成员多达120名。”

此后的重聚活动几乎每1至2年举行一次,地点涵盖 Karangploso、玛琅市、阿茹诺山坡上的 Wonosari 茶园、泗水以及邦吉尔(Bangil,2019年)。

乘坐具历史意义的火车

“然而在 KOMPAK 干部和成员看来,最令人难忘的是2012年11月初在雅加达 TMII 举行的重聚,”Taseri Asan 与 Nuk Surti Utami 说道,这一说法也得到了来自诗都阿佐(Sidoarjo)的 KOMPAK 成员 Sulastri 的证实。

在雅加达 TMII 的3天2夜里,约80名 KOMPAK 成员一同在雅加达游览。

他们不仅一起在一节车厢里体验了玛琅至雅加达的长途旅行,还在 TMII 交通博物馆里感受到了座乘“特别火车”的舒适。

这节1940年代的火车车厢曾在印尼独立初期(1946年1月3日)承载过苏加诺总统与穆罕默德·哈达副总统代表团从雅加达迁移至日惹的历史重任。

谈及2026年9月26日在 Singosari Jengki 之家举行的重聚,来自玛琅第三公立高中不同届数的校友 Surti Utami、Sulastri 和 Gatut Hendarto 均表示留下了深刻印象。

学生时代的 Bambang Hariadji 分享了他搭乘水果商贩车厢的调皮经历,以及因学校距离玛琅火车站太远而导致傍晚返回 Singosari 时漏赶火车的往事。

Sulastri 的经历则截然不同,她讲述了自己与玛琅第三初级中学的男女同学一起步行放学回 Singosari 的往事。

Sulastri 回忆道:“走到 Karanglo 时大家口渴难耐,我们就在路边的蔗园里摘甘蔗吃。”玛琅至 Singosari 距离约12公里,从 Karanglo 到家还有3至4公里。

然而作为昔日的火车常客,每位 KOMPAK 成员都曾经历过头发和衣服被蒸汽机车烟囱喷出的炽热煤灰烫出洞眼的情形。1950年代末至1960年代初柴油机车尚属罕见,当车厢挤满乘客、大家不得不站在露天车厢连接处时,这种状况便时有发生。

聚会东道主 Ayiek Kushayati Stones 说道:“在出席的成员中,Lik Wiek Jama’ati 是资历最深的老学长。他在9月19日刚满93岁,但他仍经常独自散步。”

Ayiek 在日本居住并任教30多年后,近几年才返回 Singosari。据 Ayiek 介绍,Lik Wiek 于1953年考入玛琅第二公立高中,并于1956年毕业。

在 Jengki 之家的重聚活动中,主持人 Bambang Sudaryadi 播放了1960年代 Onny Suryono 的歌曲前奏,现场一位听众指出歌名为《Pesanku》。随后,在卡拉OK的伴奏下,现场合唱起了这首婉转动听的歌曲。

出席活动的玛琅布拉维加亚大学工程学院讲师 Prastumi 硕士表示,当昔日搭乘火车时的老好友 Sumaimah 女士依然记得并赞赏她时,她感到十分感动。甚至 Sumaimah 女士孩子的名字前缀也都带有“Pras”,恰好与 Prastumi 讲师名字的前两个音节相同。

对于 KOMPAK 接下来的计划,Nuk Surti Utami 和 Taseri 一致同意了社区成员 Agus Sujudi 的邀请。他出席了 Jengki 之家的重聚,并深受触动,因此表示愿意在他位于 Kartanegara 西路(距离14世纪辛哈萨里王国遗址古迹不远处)的餐馆里承办下一次聚会。

Nuk Surti Utami 与 KOMPAK 主席 Taseri Asan 带着满腔的“青年誓言”热情总结道:“更棒的是,下一次 KOMPAK 重聚将同时作为 Halalbihalal(开斋节互访叙旧)活动举行。时间定在2027年3月开斋节过后。让我们一起做好最充分的准备吧!”

- Advertisement -spot_img

BERITA LAINNYA DARI 阿穆尼西

Ditreskrimsus Polda Sulut Minta Pemprov Percepat  Keputusan Soal Penertiban Tambang

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda...

SMA PGRI 4 Manado Targetkan 15 Siswa Naikkan Performa Sulut di TKA

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Kepala Sekolah SMA PGRI 4 Manado,...

Dies Natalis AKN Putra Sang Fajar Hadiahkan 2 Sepeda Listrik

BLITAR, AMUNISI.CO.ID — Dies Natalis ke-12 Akademi Komunitas Negeri...

Polda Sulut Dukung Penuh Program Gubernur Terkait WPR dan IPR untuk Kesejahteraan Masyarakat

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Utara menyatakan...

UKIT Gelar Wisuda 725 Lulusan Tahun 2026, Rektor Pesankan Awal Pengabdian bagi Bangsa dan Negara

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Universitas Kristen Indonesia Tomohon (UKIT) menggelar...

Reuni Paguanama 2026, Bertemu Cucu Kelas dan Berkunjung ke Rumah Anggota yang Sakit

MALANG, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMA Negeri 3...

Fakultas Kedokteran Unika De La Salle Resmi Dibuka, Jadi Kado Spesial HUT ke-62 Provinsi Sulut

MANADO, AMUNISI.CO.ID — Program Studi/Fakultas Kedokteran Universitas Katolik (Unika)...

Reuni Paguanama di Malang 22 s/d 24 September 2026 Diikuti Lebih dari 40 Peserta

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Reuni Paguyuban Alumni SMAN 3 Malang...

Gedung Baru PMI DKI Jakarta Diresmikan, Diharapkan Pelayanannya Meningkat

JAKARTA, AMUNISI.CO.ID — Bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT)...
- Advertisement -spot_img